refleksi kehidupan bangsa

Dunia Memuji Imam Ali Setelah Wafat, Tapi Menolaknya Saat Berkuasa 

KHAMENEI.ID— Ada kecenderungan menarik dalam cara sebagian orang memahami agama: mereka lebih sibuk meniru bentuk luar daripada menangkap ruhnya. Ukuran kesalehan sering dipersempit menjadi model pakaian, gaya bicara, simbol-simbol lahiriah, atau nostalgia visual terhadap masa silam. Padahal, sejarah para tokoh besar Islam justru berbicara tentang sesuatu yang jauh lebih dalam:

Saat Sebuah Bangsa Lupa Bersyukur: Awal Kehancuran Peradaban 

Sebuah Refleksi dari pidato Ayatullah Sayyid Ali Khamenei qs Tidak ada bangsa yang runtuh dalam satu malam. Keruntuhan selalu datang perlahan: dimulai dari rasa aman yang berlebihan, dari keyakinan bahwa sebuah kejayaan akan bertahan selamanya. Lalu orang-orang mulai lupa bahwa setiap nikmat memiliki syarat untuk tetap hidup. Kekuasaan dianggap abadi.