Republik Islam

Dunia Memuji Imam Ali Setelah Wafat, Tapi Menolaknya Saat Berkuasa 

KHAMENEI.ID— Ada kecenderungan menarik dalam cara sebagian orang memahami agama: mereka lebih sibuk meniru bentuk luar daripada menangkap ruhnya. Ukuran kesalehan sering dipersempit menjadi model pakaian, gaya bicara, simbol-simbol lahiriah, atau nostalgia visual terhadap masa silam. Padahal, sejarah para tokoh besar Islam justru berbicara tentang sesuatu yang jauh lebih dalam:

Bukan Pembantu, Melainkan Bunga – Hak Mendasar Perempuan dalam Pandangan Islam yang Menggetarkan (Bag2)

Cinta Bukan Kekerasan – Mengapa Rumah Tangga Islam Melarang “Kebebasan” Gaya Barat? Pernahkah Anda membayangkan bahwa mengucapkan “aku mencintaimu” kepada istri adalah sebuah kewajiban syariat? Di sebuah peradaban angka perceraian dan kekerasan rumah tangganya meledak, seorang pemimpin agama justru mengajarkan bahwa hak pertama seorang istri di rumah bukanlah uang atau

Netralitas yang Mematikan: Mengapa Ulama Tak Boleh Diam Menurut Imam Ali Khamenei

Ada satu anggapan yang kerap terdengar setiap kali agama bersentuhan dengan politik: bukankah lebih baik lembaga keagamaan tetap netral, menjauh dari konflik, dan fokus pada urusan spiritual? Bukankah dengan begitu wibawa mereka akan lebih terjaga? Dalam sejumlah ceramahnya, Imam Ali Khamenei menyebut gagasan ini sebagai sebuah kekeliruan logika—sebuah ilusi yang