Revolusi Islam Iran

Dunia Memuji Imam Ali Setelah Wafat, Tapi Menolaknya Saat Berkuasa 

KHAMENEI.ID— Ada kecenderungan menarik dalam cara sebagian orang memahami agama: mereka lebih sibuk meniru bentuk luar daripada menangkap ruhnya. Ukuran kesalehan sering dipersempit menjadi model pakaian, gaya bicara, simbol-simbol lahiriah, atau nostalgia visual terhadap masa silam. Padahal, sejarah para tokoh besar Islam justru berbicara tentang sesuatu yang jauh lebih dalam:

Analisis Lengkap Pidato Imam Khamenei: Dari Revolusi 1979 Hingga Fitnah Politik Iran 2026 

Pidato Imam Khamenei dalam Pertemuan dengan Berbagai Lapisan Masyarakat pada Peringatan Tahunan ke-47 Kemenangan Revolusi Islam Pembukaan بسم الله الرحمن الرحيم، الحمد لله ربّ العالمين، والصّلاة والسّلام على سيّدنا ونبيّنا أبي القاسم المصطفى محمّد وعلى آله الأطيبين الأطهرين المنتجبين، [ولا] سيما بقية الله في الأرضين. Dengan nama Allah Yang Maha

Perempuan Iran dan Perang Ramadan

Maedeh Zaman Fashami, Jurnalis dan Peneliti Saat meninjau transformasi sosial dan politik besar, salah satu indikator terpenting adalah tingkat dan kualitas partisipasi perempuan. Revolusi Islam Iran tidak terkecuali. Meskipun banyak catatan resmi cenderung berfokus pada tokoh laki-laki dan aksi politik yang terlihat, pengamatan lebih dekat menunjukkan bahwa perempuan tidak pernah