

KHAMENEI.ID— Ada kecenderungan menarik dalam cara sebagian orang memahami agama: mereka lebih sibuk meniru bentuk luar daripada menangkap ruhnya. Ukuran kesalehan sering dipersempit menjadi model pakaian, gaya bicara, simbol-simbol lahiriah, atau nostalgia visual terhadap masa silam. Padahal, sejarah para tokoh besar Islam justru berbicara tentang sesuatu yang jauh lebih dalam:

Selama lebih dari dua dekade, isu nuklir Iran tak pernah benar-benar sepi. Ia hadir seperti gema panjang yang terus dipantulkan oleh ruang diplomasi global: sanksi, negosiasi, tekanan, hingga ancaman. Pertanyaannya sederhana namun menggugah: mengapa program nuklir Iran menjadi polemik berkepanjangan, padahal banyak negara lain juga mengembangkan teknologi yang sama? Dalam