

KHAMENEI.ID— Ada kecenderungan menarik dalam cara sebagian orang memahami agama: mereka lebih sibuk meniru bentuk luar daripada menangkap ruhnya. Ukuran kesalehan sering dipersempit menjadi model pakaian, gaya bicara, simbol-simbol lahiriah, atau nostalgia visual terhadap masa silam. Padahal, sejarah para tokoh besar Islam justru berbicara tentang sesuatu yang jauh lebih dalam:

Ayatullah Sayyid Mojtaba Khamenei hf, dalam sebuah pesan memperingati 10 Ordibehesht (30 April), Hari Nasional Teluk Persia, menekankan bahwa setelah dua bulan berlalu sejak mobilisasi militer dan agresi terbesar oleh para penguasa zalim dunia di kawasan ini, sebuah babak baru bagi Teluk Persia dan Selat Hormuz telah dimulai. Beliau menilai