

KHAMENEI.ID— Ada kecenderungan menarik dalam cara sebagian orang memahami agama: mereka lebih sibuk meniru bentuk luar daripada menangkap ruhnya. Ukuran kesalehan sering dipersempit menjadi model pakaian, gaya bicara, simbol-simbol lahiriah, atau nostalgia visual terhadap masa silam. Padahal, sejarah para tokoh besar Islam justru berbicara tentang sesuatu yang jauh lebih dalam:

Pidato Ayatullah Sayyid Ali Khamenei qs dalam Pertemuan dengan Berbagai Kalangan Masyarakat بسم الله الرّحمن الرّحیم Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Pembukaan: Apresiasi untuk Pelayan Rakyat dan Revolusi Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh saudara laki-laki dan perempuan yang telah hadir dari berbagai daerah di negeri