sistem pemerintahan Islam

Dunia Memuji Imam Ali Setelah Wafat, Tapi Menolaknya Saat Berkuasa 

KHAMENEI.ID— Ada kecenderungan menarik dalam cara sebagian orang memahami agama: mereka lebih sibuk meniru bentuk luar daripada menangkap ruhnya. Ukuran kesalehan sering dipersempit menjadi model pakaian, gaya bicara, simbol-simbol lahiriah, atau nostalgia visual terhadap masa silam. Padahal, sejarah para tokoh besar Islam justru berbicara tentang sesuatu yang jauh lebih dalam:

Mengenal Konsep Wilayat Faqih (1): Dari Ide yang Menggerakkan Iran, ke Istilah yang Kita Abaikan

Kita hidup di tengah kata-kata yang sering diulang, tetapi jarang dipikirkan. Ia melintas di televisi, terselip dalam buku pelajaran, mengendap di pidato-pidato resmi, bahkan muncul dalam obrolan santai. Namun justru karena terlalu sering hadir, maknanya pelan-pelan menguap. Kita merasa sudah paham, padahal mungkin belum pernah benar-benar berhenti untuk bertanya: sebenarnya