

KHAMENEI.ID— Ada kecenderungan menarik dalam cara sebagian orang memahami agama: mereka lebih sibuk meniru bentuk luar daripada menangkap ruhnya. Ukuran kesalehan sering dipersempit menjadi model pakaian, gaya bicara, simbol-simbol lahiriah, atau nostalgia visual terhadap masa silam. Padahal, sejarah para tokoh besar Islam justru berbicara tentang sesuatu yang jauh lebih dalam:

Di tengah dunia yang semakin individualistis, gagasan tentang solidaritas sosial sering terdengar seperti slogan kosong. Namun, dalam pandangan Imam Ali Khamenei qs kisah klasik dari kehidupan Fatimah patut dijadikan sebagai pelajaran sosial untuk problematika sosial yang terjadi di era sekarang: mendahulukan orang lain sebelum diri sendiri. Sebuah prinsip sederhana yang,