

KHAMENEI.ID— Ada kecenderungan menarik dalam cara sebagian orang memahami agama: mereka lebih sibuk meniru bentuk luar daripada menangkap ruhnya. Ukuran kesalehan sering dipersempit menjadi model pakaian, gaya bicara, simbol-simbol lahiriah, atau nostalgia visual terhadap masa silam. Padahal, sejarah para tokoh besar Islam justru berbicara tentang sesuatu yang jauh lebih dalam:

Ledakan bom di Gaza tidak hanya meruntuhkan rumah, sekolah, dan rumah sakit. Ia juga meruntuhkan satu mitos besar yang selama puluhan tahun dipoles rapi: mitos tentang kemanusiaan, hak asasi manusia, dan moralitas universal yang konon menjadi fondasi peradaban Barat. Dalam berbagai ceramahnya, Imam Ali Khamenei qs berulang kali mengingatkan bahwa

Ada momen-momen dalam sejarah ketika sebuah tragedi tidak hanya menelan korban manusia, tetapi juga meruntuhkan klaim moral sebuah peradaban. Dalam sejumlah pidatonya, Imam Ali Khamenei qs melihat perang di Gaza sebagai momen semacam itu. Sebuah peristiwa yang, menurutnya, membuka wajah sesungguhnya peradaban Barat di hadapan dunia. Barat, kata Imam Khamenei,