

KHAMENEI.ID— Ada kecenderungan menarik dalam cara sebagian orang memahami agama: mereka lebih sibuk meniru bentuk luar daripada menangkap ruhnya. Ukuran kesalehan sering dipersempit menjadi model pakaian, gaya bicara, simbol-simbol lahiriah, atau nostalgia visual terhadap masa silam. Padahal, sejarah para tokoh besar Islam justru berbicara tentang sesuatu yang jauh lebih dalam:

Situs media KHAMENEI.IR mempublikasikan sebuah artikel karya penasihat juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran, Dr. Ali Safri, yang menyajikan sebuah pembacaan analitis terhadap jalannya eskalasi di Lebanon, dengan menjelaskan bahwa runtuhnya gencatan senjata dan kembalinya konfrontasi terjadi sebagai akibat dari akumulasi pelanggaran Zionis, tekanan Amerika, dan kegagalan jalur-jalur