

KHAMENEI.ID— Ada kecenderungan menarik dalam cara sebagian orang memahami agama: mereka lebih sibuk meniru bentuk luar daripada menangkap ruhnya. Ukuran kesalehan sering dipersempit menjadi model pakaian, gaya bicara, simbol-simbol lahiriah, atau nostalgia visual terhadap masa silam. Padahal, sejarah para tokoh besar Islam justru berbicara tentang sesuatu yang jauh lebih dalam:

KHAMENEI.ID— Ada ironi yang terus berulang dalam sejarah: semakin seseorang tunduk sepenuhnya kepada Tuhan, semakin sulit ia ditundukkan oleh manusia lain. Karena itu, penguasa zalim selalu punya ketakutan yang sama terhadap agama yang hidup, bukan agama yang sekadar menjadi simbol, melainkan agama yang benar-benar membentuk keberanian batin manusia. Hari ini