

KHAMENEI.ID— Ada kecenderungan menarik dalam cara sebagian orang memahami agama: mereka lebih sibuk meniru bentuk luar daripada menangkap ruhnya. Ukuran kesalehan sering dipersempit menjadi model pakaian, gaya bicara, simbol-simbol lahiriah, atau nostalgia visual terhadap masa silam. Padahal, sejarah para tokoh besar Islam justru berbicara tentang sesuatu yang jauh lebih dalam:

Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan babak baru dalam peta kekuatan di kawasan Teluk Persia. Melalui pesan resmi yang dirilis Jumat malam, IRGC menegaskan bahwa “aturan main” dan formula manajemen baru di wilayah perairan strategis tersebut telah dirumuskan dan siap dijalankan berdasarkan instruksi bersejarah dari Pemimpin Tertinggi Revolusi

Ayatullah Sayyid Mojtaba Khamenei hf, dalam sebuah pesan memperingati 10 Ordibehesht (30 April), Hari Nasional Teluk Persia, menekankan bahwa setelah dua bulan berlalu sejak mobilisasi militer dan agresi terbesar oleh para penguasa zalim dunia di kawasan ini, sebuah babak baru bagi Teluk Persia dan Selat Hormuz telah dimulai. Beliau menilai