2 Maret 2026 Cetak
Pemimpin Revolusi Islam adalah simbol pengorbanan tanpa batas dan ketidakegoisan sepanjang perjuangan jihadnya dalam menghadapi poros kejahatan, kesombongan, dan tirani.
Dengan Nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
“Dan janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; sebenarnya mereka itu hidup di sisi Tuhan mereka dengan mendapat rezeki.” Allah Yang Maha Kuasa telah berfirman dengan kebenaran.
Dengan hati yang dipenuhi kesedihan, namun juga dengan kesabaran, keteguhan, dan keyakinan akan kemenangan ilahi, kami menyampaikan belasungkawa dan simpati yang tulus kepada rakyat Iran, Pemerintah Iran, dan seluruh Umat Islam atas gugurnya sebagai syahid hamba yang saleh dan pejuang besar, Pemimpin Revolusi kaum tertindas, Sayyid Imam Ali Khamenei (semoga Allah meridhoinya). Beliau gugur sebagai syahid di jalan menuju al-Quds dan dalam membela kedaulatan, martabat, serta hak-hak sah Iran, pada saat kekuatan-kekuatan yang sombong melancarkan serangan terhadap Perlawanan—di mana syahid mulia tersebut adalah simbol, rujukan, dan pemandu bagi seluruh pencari kebebasan di dunia.
Pemimpin Revolusi Islam adalah simbol pengorbanan tanpa batas dalam perjuangan jihadnya melawan poros kejahatan, kesombongan, dan tirani—khususnya Amerika Serikat, yang terus menerus memusuhi dan menyerang Revolusi Islam beserta para pemimpin agama, politik, dan militernya, dan yang secara belum pernah terjadi sebelumnya di panggung internasional, mendukung Zionisme global beserta entitas perampas kekuasaannya, mendukung semua perang dan kejahatan Israel, termasuk kejahatan terbaru berupa genosida di Gaza.
Meskipun musuh-musuh umat dan umat manusia berhasil menargetkan para pemimpin Perlawanan yang tulus dan berdedikasi, kami tetap teguh pada keyakinan kami bahwa darah telah mengalahkan pedang—sebagaimana terjadi dalam epik abadi Karbala, yang dibentuk oleh para imam syahid kami dari Ahlul Bait (as). Sepeninggal mereka, orang-orang yang menepati janjinya kepada Allah terus melanjutkan jalan mereka tanpa penyimpangan atau perubahan.
Warisan jihad dari syahid umat dan manusia, Sayyid Ali Khamenei, dipenuhi dengan pelajaran-pelajaran besar yang akan tetap menjadi sumber harapan bagi para pencari kebebasan di kalangan umat dan umat manusia. Warisan ini mewujudkan sebuah revolusi yang menang untuk kaum tertindas, menghidupkan kembali persatuan dan nilai-nilai Islam, serta memberikan makna yang benar dan komprehensif bagi jihad yang sah—meskipun telah hampir lima puluh tahun propaganda negatif diarahkan kepadanya.
Kami sekali lagi mengutuk dan dengan tegas menolak agresi kriminal Amerika dan Zionis terhadap rakyat Iran. Kami menyatakan dukungan penuh kami kepada Republik Islam Iran dan menegaskan bahwa kami akan berdiri di samping seluruh pencari kebebasan dari umat di jalan menuju kemenangan yang dijanjikan dan jihad suci, hingga tercapainya sepenuhnya tujuan-tujuan tersebut—tanpa kompromi dan tanpa mundur. Kami melakukan ini sebagai bentuk kesetiaan kepada darah para komandan syahid dan pengorbanan mereka, serta kepada jalan yang benar yang mereka bangun dengan jiwa dan darah mereka.
Kami memiliki keyakinan teguh pada hukum-hukum ilahi dan yakin bahwa darah suci syahid mulia ini akan menjadi bahan bakar bagi jalan melawan para penindas dan agresor. Kami percaya bahwa janji Allah tentang kemenangan bagi hamba-hamba-Nya yang saleh tidak akan ditunda.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un”
Biro Politik Ansarullah – Yaman
12 Ramadan 1447 H
1 Maret 2026





