Obituari

Guru dan Martabat Pengabdian: Mengapa Islam Menempatkan Pendidik Begitu Tinggi?

KHAMENEI.ID– Di zaman ketika profesi guru sering diukur dari gaji, sertifikasi, atau jabatan administratif, kita kerap lupa bahwa pendidikan sesungguhnya adalah pekerjaan yang mengubah nasib manusia. Seorang guru bukan sekadar penyampai informasi. Ia adalah penunjuk jalan. Dan dalam pandangan Islam, posisi itu begitu mulia hingga hubungan antara murid dan guru

Manusia Sibuk Mengejar yang Jauh, Padahal Cahaya Itu Ada di Dekatnya 

KHAMENEI.ID— Ada ironi yang sering muncul dalam kehidupan spiritual manusia modern: kita begitu merindukan tempat-tempat suci yang jauh, tetapi sering lupa pada mata air keberkahan yang justru berada dekat dengan kehidupan kita sendiri. Sebagian orang bermimpi seumur hidup untuk menjejakkan kaki di Karbala. Ada yang menabung bertahun-tahun demi bisa berdiri

Sekilas Kenangan Ayatollah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei tentang Sang Pemimpin yang Syahid (Bagian 1)

Sosok yang menjalani hidup sederhana sepanjang hayatnya, namun mampu mengguncang fondasi angkuh kesombongan dan dominasi global. Berikut ini adalah kutipan dari satu-satunya wawancara yang pernah diberikan oleh Pemimpin Revolusi Islam, Imam Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei, hingga saat ini. Selama bertahun-tahun, beliau senantiasa menghindari sorotan media maupun bentuk wawancara apa pun.

Mukjizat Darahmu: Dari Kesedihan Personal ke Ketangguhan Kolektif

Bagaimana duka, ziarah, dan memori pengorbanan mengubah manusia biasa menjadi lebih berani dari dirinya sendiri. Ada satu kalimat yang terus terngiang sebelum tulisan ini dimulai: jangan tergesa menyebut sesuatu sebagai mukjizat. Sebab mukjizat bukanlah kilatan ajaib yang turun begitu saja dari langit. Ia adalah rangkaian panjang sebab-akibat, ribuan domino yang

Pesan Ayatullah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei, Pemimpin Agung Revolusi Islam, dalam Rangka Peringatan 40 Hari Syahidnya Pemimpin Agung Revolusi

Pesan Ayatullah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei, Pemimpin Agung Revolusi Islam, dalam Rangka Peringatan 40 Hari Syahidnya Pemimpin Agung Revolusi (semoga Allah menyucikan jiwa sucinya) dan Isu-isu Penting Terkait Perang yang Dipaksakan Ketiga Bismillahirrahmanirrahim اِنّا فَتَحْنا لَکَ فَتْحاً مُبیناً لِیَغْفِرَ لَکَ اللهُ ما تَقَدَّمَ مِن ذَنبِکَ وَ ما تَأَخَّرَ وَ یُتِمَّ