

KHAMENEI.ID– Kekuasaan sering kali diukur dari angka. Berapa besar pertumbuhan ekonomi, seberapa tinggi investasi, atau berapa banyak pembangunan yang berhasil diwujudkan. Semua itu penting. Namun dalam pandangan Islam, ada ukuran yang jauh lebih mendasar daripada sekadar keberhasilan administratif. Seorang pemimpin tidak hanya diminta mengatur kehidupan dunia, tetapi juga membantu manusia menemukan

KHAMENEI.ID – Yang Mulia Ayatullah Sayyid Mujtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, mengeluarkan pesan dalam menanggapi surat dari Sekretaris Jenderal dan para pejuang Hizbullah. Teks lengkap pesan tersebut adalah sebagai berikut: بسمالله الرّحمن الرّحیم یا أَیُّهَا الَّذِینَ آمَنُواْ قَاتِلُواْ الَّذِینَ یَلُونَکُم مِنَ الْکُفّارِ وَلْیَجِدُواْ فِیکُمْ غِلْظَة.. Yang Terhormat Hujjatul

KHAMENEI.ID – Ayatullah Sayyid Mujtaba Khamenei dalam sebuah pesan, seraya menyampaikan apresiasi tulus atas kehadiran puluhan juta rakyat Iran dan Irak dalam prosesi pemakaman “Pemimpin Syahid Iran”, menegaskan kepada mendiang pemimpin syahid umat tersebut: “Kami berjanji akan menuntut balas atas darah suci Anda dan seluruh syuhada dari dua perang ini terhadap

KHAMENEI.ID – Yang Mulia Ayatullah Sayyid Mujtaba Khamenei, dalam sebuah pesan memperingati Pekan Peradilan serta haul syahidnya Ayatullah Beheshti beserta para sahabatnya, menegaskan bahwa kedudukan Mahkamah Agung/Lembaga Peradilan (Quwwah Qadha’iyyah) dalam sistem Republik Islam Iran adalah sebagai pelindung hak-hak rakyat, penegak hak-hak publik dan kebebasan yang sah, pemberantas korupsi, pelaksana

KHAMENEI.ID – Majelis duka malam Tasu’a Husaini dihadiri oleh ribuan masyarakat dari berbagai lapisan, bertempat di sisi Husainiyyah Imam Khomeini (Semoga Allah Merahmatinya) yang merupakan lokasi wafatnya Pemimpin Syahid Revolusi, Yang Mulia Ayatullah Al-Uzma Sayyid Ali Khamenei. Dalam majelis tersebut—yang pada tahun ini diselenggarakan atas nama Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam,

KHAMENEI.ID – Malam kedua majelis duka Penghulu dan Pemimpin para Syuhada, Yang Mulia Aba Abdillah Al-Husain Alaihissalam, pada malam ke-8 bulan Muharram, dihadiri oleh ribuan masyarakat dari berbagai lapisan, bertempat di sisi Husainiyyah Imam Khomeini (Semoga Allah Merahmatinya) yang merupakan lokasi wafatnya Pemimpin Syahid Revolusi, Yang Mulia Ayatullah Ali Khamenei.

KHAMENEI.ID – Malam pertama majelis duka Penghulu dan Pemimpin para Syuhada, Hadhrat Aba Abdillah Al-Husain Alaihissalam, dihadiri oleh ribuan masyarakat dari berbagai lapisan, bertempat di sisi Husainiyyah Imam Khomeini (Semoga Allah Merahmatinya) yang merupakan lokasi wafatnya Pemimpin Syahid Revolusi, Yang Mulia Ayatullah Al-Uzma Sayyid Ali Khamenei (Semoga Allah Menyucikan Jiwanya

KHAMENEI.ID – Bismillahirrahmanirrahim Assalamu’alaika ya Tsarallah wabna Tsarihi (Salam sejahtera atasmu, wahai darah Allah dan putra dari darah-Nya) Bersamaan dengan masuknya bulan Muharram—bulan kemenangan darah atas pedang serta hari-hari duka bagi Penghulu dan Pemimpin para pencinta kebebasan dunia, Yang Mulia Sayyidus Syuhada (Imam Husain) Alaihissalam beserta para sahabatnya yang setia—dan

KHAMENEI.ID – Bismillahirrahmanirrahim Kepada Bangsa Iran yang Penuh Semangat Perjuangan dan Setia, Sebagaimana yang telah diinformasikan kepada Anda sekalian, sebuah nota kesepahaman (MOU) telah ditandatangani antara Presiden Iran dan Presiden Amerika Serikat. Dalam proses mencapai tahapan ini, para pejabat yang bertanggung jawab, didorong oleh kepedulian yang tulus dan iktikad baik,

KHAMENEI IR – Bismillahirrahmanirrahim “Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. Maka di antara mereka ada yang gugur, dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak mengubah (janjinya).” (QS. Al-Ahzab: 23) Menyusul wafatnya Marja’ Agung Dunia

KHAMENEI.ID – Ayatullah Sayyid Mujtaba Khamenei hf, melalui sebuah pesan resmi, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Marja’ Taklid Agung, Ayatullah Al-Haj Syaikh Ishaq Fayyadh. Dalam pesan tersebut, beliau memuji dedikasi almarhum dalam bidang keilmuan, pengembangan Hauzah, dan bimbingan umat, serta menyampaikan duka cita mendalam kepada Hauzah Ilmiah Najaf al-Ashraf, segenap pengikut (muqallid)