KHAMENEI.ID – Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Syahid Sayyid Ali Khamenei dalam audiensi bersama para petugas penyelenggara ibadah haji serta sejumlah jemaah haji Baitullah al-Haram pada 27 Mei 2025, menyatakan bahwa tujuan utama Allah swt dalam menetapkan kewajiban ibadah haji adalah untuk menyajikan sebuah model yang paripurna serta bersifat direktif (memberikan arah) bagi tata kelola umat manusia.
Beliau menambahkan: “Formasi serta struktur lahiriah dari kewajiban ini sepenuhnya bersifat politis, sementara kandungan dari setiap elemen di dalamnya murni bernilai spiritual dan ibadah demi menjamin kemaslahatan seluruh umat manusia. Pada hari ini, wujud kemaslahatan terbesar bagi umat Islam adalah ‘persatuan dan sinergi kolektif’ guna menyelesaikan berbagai problematika dunia Islam; di mana apabila persatuan ini berhasil ditegakkan, maka isu-isu krusial seperti yang terjadi di Gaza dan Yaman tidak akan pernah terjadi.”







