Video

Menjaga Martabat Seorang Mukmin: Ketika Kebenaran Tak Harus Mempermalukan

KHAMENEI.ID– Di zaman ketika informasi bergerak lebih cepat daripada kebijaksanaan, nama baik seseorang sering kali menjadi korban pertama. Sekali tuduhan dilemparkan ke ruang publik, ia akan hidup jauh lebih lama daripada klarifikasi. Yang tersisa bukan lagi pencarian kebenaran, melainkan jejak prasangka yang sulit dihapus. Padahal, dalam pandangan Islam, kehormatan manusia bukan

Seorang Muslim harus Memiliki Pemahaman Geopolitik

Ketika Muslimin di seluruh penjuru dunia bertemu dan saling berinteraksi dalam sebuah ritual agung bernama Haji. Maka Haji berubah dari ibadah ritual menjadi pertemuan global. Ia menjadi semacam konferensi tahunan umat Islam—tanpa undangan resmi, tanpa panggung formal, tanpa resolusi tertulis. Namun dampaknya potensial jauh lebih besar. Imam Ali Khamenei qs

Keharusan Memahami Esensi dan Pentingnya Haji

Dalam persoalan haji, ada satu prinsip dasar bagi semua pihak—baik bagi jamaah haji maupun para pelayan haji—yaitu memahami pentingnya haji. Penting untuk mengetahui posisi haji dalam keseluruhan sistem Islam dan dalam rangkaian ibadah yang dilakukan manusia. Ini hal yang sangat penting: memahami arti penting haji. Terkadang, seseorang memandang haji sekadar

Tanggung Jawab Menegakkan Keadilan di Masa Kini

Selama lebih dari seribu tahun ini, Syiah tidak memiliki kesempatan untuk menerapkan keadilan Amirul Mukminin (Ali bin Abi Thalib) di dalam masyarakat karena tidak memegang kekuasaan pemerintahan. Namun hari ini, alasan tersebut sudah tidak berlaku lagi; hari ini tidak ada lagi udzur (pembenaran). Hari ini, pemerintahan yang ada adalah pemerintahan