

KHAMENEI.ID– Di zaman ketika profesi guru sering diukur dari gaji, sertifikasi, atau jabatan administratif, kita kerap lupa bahwa pendidikan sesungguhnya adalah pekerjaan yang mengubah nasib manusia. Seorang guru bukan sekadar penyampai informasi. Ia adalah penunjuk jalan. Dan dalam pandangan Islam, posisi itu begitu mulia hingga hubungan antara murid dan guru

Jutaan manusia bergerak menuju satu arah yang sama. Mereka meninggalkan rumah, pekerjaan, rutinitas, bahkan identitas sosial yang selama ini melekat kuat. Di hadapan Ka’bah, manusia kembali menjadi manusia—tanpa gelar, tanpa status, tanpa batas. Seolah dunia berhenti sejenak, memberi ruang bagi hati untuk mengingat sesuatu yang lebih besar dari dirinya sendiri.