

KHAMENEI.ID – Ada penyimpangan yang lahir bukan karena penolakan besar terhadap kebenaran, melainkan karena satu langkah kecil yang dibiarkan terus berjalan. Pada awalnya hampir tidak terlihat. Jaraknya dengan jalan yang benar hanya sejengkal. Namun semakin lama, jarak itu melebar. Sedikit demi sedikit, hati menjadi semakin asing terhadap kebenaran yang dulu

Ada ironi yang berulang dalam sejarah manusia dan Al-Qur’an menyebutnya tanpa tedeng aling-aling. Ia bukan tentang orang-orang yang tak pernah mengenal kebenaran, melainkan tentang mereka yang pernah berada di puncak hidayah, lalu tergelincir mundur. Sebuah kemunduran yang bukan sekadar stagnasi, tetapi kemerosotan spiritual dan peradaban. Dalam bahasa yang tajam, ini