

KHAMENEI.ID – Manusia sering kali sibuk mempersiapkan masa depan, tetapi lupa memikirkan untuk apa sebenarnya masa depan itu dijalani. Kita hidup dalam masyarakat yang sangat menghargai pencapaian. Pendidikan dinilai dari peluang pekerjaan yang dihasilkan. Pekerjaan diukur dari besarnya penghasilan. Kesuksesan sering kali ditentukan oleh kepemilikan, jabatan, dan kemampuan menikmati kehidupan.

Sejarah sering mengajarkan bahwa kekuatan dibangun dari senjata, strategi, dan keberanian. Namun ada pelajaran yang jarang disadari: banyak gerakan runtuh bukan karena kalah di medan perang, melainkan karena retak dari dalam. Imam Ali Khamenei qs memandang bahwa benteng sebuah gerakan tidak pertama-tama berdiri di atas kekuatan fisik, tetapi di atas