tafsir Surah Al-Fatihah

Guru dan Martabat Pengabdian: Mengapa Islam Menempatkan Pendidik Begitu Tinggi?

KHAMENEI.ID– Di zaman ketika profesi guru sering diukur dari gaji, sertifikasi, atau jabatan administratif, kita kerap lupa bahwa pendidikan sesungguhnya adalah pekerjaan yang mengubah nasib manusia. Seorang guru bukan sekadar penyampai informasi. Ia adalah penunjuk jalan. Dan dalam pandangan Islam, posisi itu begitu mulia hingga hubungan antara murid dan guru

Tafsir surah Al-Fatihah Oleh Ayatullah Sayyid Ali Khamenei qs (Part 4)

Tafsir إِیّاکَ نَعبُدُ Setelah kesadaran tentang “مٰلِکِ یَومِ الدّین” menegaskan bahwa seluruh hidup manusia akan bermuara pada satu hari pertanggungjawaban di bawah kekuasaan mutlak Tuhan, maka secara alami lahirlah satu sikap batin yang paling mendasar: penyerahan diri sepenuhnya. Dari titik inilah ayat beralih menjadi sebuah pernyataan yang tidak lagi sekadar

Tafsir Surah Alfatihah Oleh Ayatullah Sayyid Ali Khamenei qs (Part 3)

Tafsir Ayat مَلِکِ یَومِ الدّین Setelah ayat-ayat awal Surah Al-Fatihah menuntun kita mengenal Tuhan sebagai Rabb semesta alam dan sumber kasih sayang yang tak terbatas, Al-Qur’an kemudian membawa kesadaran kita melangkah lebih dalam, menuju satu kenyataan yang tak terelakkan: “مٰلِکِ یَومِ الدّین” — Pemilik Hari Pembalasan. Di titik ini, hubungan

Tafsir Surah Al-Fatihah Oleh Ayatullah Sayyid Ali Khamenei qs (Part 2)

Makna Ar-Rahman dan Ar-Rahim Ar-Rahman dan Ar-Rahim keduanya diambil dari akar kata “Rahmat”, namun dengan dua perhatian dan sudut pandang yang berbeda. Ar-Rahman: Adalah sighah mubalaghah (bentuk hiperbolis). Dalam bahasa Arab, salah satu bentuk mubalaghah adalah fa’lan. Rahman menunjukkan banyaknya rahmat dan limpahan rahmat; menunjukkan luasnya lingkaran rahmat Ilahi. Ar-Rahim:

Tafsir Surah Al-Fatihah Oleh Ayatullah Sayyid Ali Khamaenei qs (Part 1)

Bismillahirrahmanirrahim Kami telah menyampaikan pendahuluan mengenai keharusan menafsirkan Al-Qur’an dan keharusan merujuk kepadanya, serta metode kerja tafsirnya. Ringkasnya adalah bahwa dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an, kami lebih memperhatikan kebutuhan masyarakat berbahasa Persia saat ini, yaitu mengetahui terjemahan yang jelas dan lancar dari Al-Qur’an, kemudian menjelaskan konsep-konsep Al-Qur’an pada tingkat menengah. (Maksud