Budaya

Dunia Memuji Imam Ali Setelah Wafat, Tapi Menolaknya Saat Berkuasa 

KHAMENEI.ID— Ada kecenderungan menarik dalam cara sebagian orang memahami agama: mereka lebih sibuk meniru bentuk luar daripada menangkap ruhnya. Ukuran kesalehan sering dipersempit menjadi model pakaian, gaya bicara, simbol-simbol lahiriah, atau nostalgia visual terhadap masa silam. Padahal, sejarah para tokoh besar Islam justru berbicara tentang sesuatu yang jauh lebih dalam:

Rakyat sebagai Pilar Peradaban Islam

KHAMENEI.ID – Dalam berbagai kesempatannya, Imam Ali Khamenei qs selalu menegaskan salah satu prinsip mendasar dalam Islam: peran rakyat dalam kehidupan dan sistem Islam. Prinsip ini bukan sekadar konsep politik modern, melainkan bagian dari fondasi ajaran Islam sejak awal. Dalam pandangan Al-Qur’an dan warisan para Imam Maksum as, masyarakat bukan

Jihad Tabyin: Dari Mimbar Sayyidah Fatimah sa hingga Revolusi Imam Khomeini qs

Di tengah banjir informasi dan perang narasi yang tak pernah berhenti, ada satu istilah yang kembali mengemuka: jihad tabyin—perjuangan dalam menjelaskan kebenaran. Dalam sejumlah ceramahnya, Imam Ali Khamenei menyebut konsep ini sebagai warisan panjang sejarah Islam, yang jejaknya dimulai dari sosok perempuan paling berpengaruh dalam keluarga Nabi: Fatimah Az-Zahra sa.

Membangun Peradaban Islam Modern: Pertaruhan Besar pada Generasi Muda

Ada satu pertanyaan besar yang diam-diam menghantui banyak bangsa: siapa yang akan membangun masa depan? Bukan gedung, bukan teknologi, bukan bahkan kekayaan alam, melainkan manusia. Dalam berbagai kesempatan, gagasan tentang “peradaban Islam modern” atau kebangkitan kembali peradaban Islam kerap disampaikan oleh Imam Ali Khamenei qs sebagai proyek jangka panjang yang