

KHAMENEI.ID – Sebuah masyarakat tidak selalu runtuh karena serangan dari luar. Ada kalanya kehancuran justru bermula dari sesuatu yang tumbuh diam-diam di dalam dirinya: keputusan yang diambil tanpa pertimbangan, pendirian yang dipertahankan meski terbukti keliru, kekaguman berlebihan terhadap diri sendiri, dan kebiasaan menunda pekerjaan sampai kesempatan berlalu. Tak ada ledakan besar

KHAMENEI.ID – Setiap bangsa memiliki cara untuk mengenang para pahlawannya. Ada yang mengabadikan nama mereka dalam patung dan monumen, ada yang menulis kisah hidupnya dalam buku, atau menjadikan keberaniannya sebagai bagian dari ingatan kolektif sebuah bangsa. Bagi Imam Khamenei qs, Iran pun memiliki para pahlawannya sendiri. Namun, pahlawan tertinggi bagi

KHAMENEI.ID– Ada satu pertanyaan yang semakin relevan di tengah dunia modern: apakah manusia masih diperlakukan sebagai manusia? Pertanyaan itu terasa ganjil ketika teknologi berkembang pesat, ekonomi tumbuh, dan hak asasi manusia menjadi jargon global. Namun setiap hari kita menyaksikan manusia diperlakukan sekadar sebagai angka statistik, tenaga kerja murah, komoditas politik, atau

KHAMENEI.ID– Ada kata-kata yang tampak sederhana, tetapi diam-diam mengubah cara kita memandang dunia. “Moderat”, “garis keras”, “radikal”, atau “ekstrem” adalah sebagian di antaranya. Istilah-istilah itu kini begitu akrab dalam percakapan politik dan media, seolah maknanya sudah selesai. Padahal, tidak semua istilah lahir dari cara pandang yang sama. Ketika sebuah kata diambil

KHAMENEI.ID– Ada orang yang tampak bebas, tetapi sesungguhnya hidupnya sedang dikendalikan oleh kebiasaan, emosi, dan dorongan sesaat. Sebaliknya, ada orang yang hidup dalam banyak keterbatasan, namun setiap langkahnya lahir dari kesadaran. Di situlah letak salah satu makna taqwa yang sering luput dipahami. Taqwa bukan sekadar menghindari dosa atau memperbanyak ibadah ritual.

KHAMENEI.ID– Ada suara yang membuat orang terdiam. Bukan semata karena merdu, melainkan karena menyentuh sesuatu yang jauh lebih dalam daripada telinga. Sebaliknya, ada pula suara yang memukau sesaat, tetapi segera terlupakan karena tidak meninggalkan jejak di hati. Di situlah letak perbedaan antara keindahan yang hanya memanjakan indera dan keindahan yang menghidupkan

KHAMENEI.ID– Ada satu pertanyaan yang jarang diajukan manusia modern: benarkah kehidupan ini hanya berhenti pada apa yang dapat disentuh, diukur, dan dibuktikan oleh laboratorium? Kita hidup di zaman ketika kecanggihan ilmu pengetahuan mampu memetakan galaksi yang jauh, mengurai gen manusia, bahkan menciptakan kecerdasan buatan. Namun, di balik semua pencapaian itu, masih

KHAMENEI.ID– Ada orang yang membaca Al-Qur’an setiap hari, tetapi hanya sampai pada suara yang merdu. Ada pula yang mungkin belum fasih melafalkan setiap ayat, namun setiap kali membacanya, ia merasa sedang diajak berdialog dengan dirinya sendiri. Perbedaannya bukan semata pada kefasihan membaca, melainkan pada sejauh mana seseorang memberi ruang bagi Al-Qur’an

KHAMENEI.ID– Sebagian orang membuka Al-Qur’an hanya ketika membutuhkan ketenangan. Sebagian lain membacanya sebagai rutinitas ibadah yang tak pernah putus. Namun, ada pertanyaan yang sering luput diajukan: benarkah Al-Qur’an hanya kitab yang dibaca untuk memperoleh pahala, atau sesungguhnya ia adalah peta kehidupan yang menyimpan ribuan petunjuk praktis bagi manusia? Di balik setiap

KHAMENEI.ID – Setiap kali isu perempuan Iran muncul dalam pemberitaan internasional, narasi yang paling sering diangkat adalah tentang “penindasan” dan “pembelaan hak-hak perempuan”. Namun, menurut Imam Ali Khamenei qs, di balik slogan-slogan tersebut tersembunyi persoalan yang jauh lebih mendasar. Yang dipersoalkan Barat bukan semata-mata hak perempuan, melainkan posisi strategis perempuan

KHAMENEI.ID – Apa yang membuat sebuah bangsa tetap bertahan ketika dihimpit perang, sanksi ekonomi, tekanan politik, bahkan kehilangan tokoh-tokoh terbaiknya? Sebagian akan menjawab: kekuatan militer. Sebagian lain menyebut ekonomi, teknologi, atau diplomasi. Semua itu memang penting. Namun, menurut Imam Ali Khamenei qs, ada satu fondasi yang sering luput dari perhatian,