Kajian Keislaman

Imam Ali, Sahabat Sejati Rasul yang Tak Pernah Berjarak

KHAMENEI.ID– Ada kedekatan yang lahir karena hubungan darah. Ada pula yang tumbuh karena kesamaan cita-cita. Namun, ada jenis kedekatan yang jauh lebih langka: kedekatan yang dibentuk oleh pendidikan, pengorbanan, dan perjalanan ruhani yang ditempuh bersama. Itulah hubungan antara Imam Ali bin Abi Thalib a.s  dan Nabi Muhammad saw. Sebuah persahabatan sekaligus

Mengapa Pandangan Barat tentang Perempuan Perlu Ditinjau Ulang?

Dalam era globalisasi yang dibanjiri arus informasi dan nilai-nilai universal yang didengung-dengungkan, masyarakat dunia kerap dihadapkan pada satu narasi dominan mengenai isu perempuan. Namun, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei, mengajak publik untuk melakukan langkah yang lebih mendasar, yaitu mengosongkan pikiran dari kata-kata klise produk Barat. Ajakan ini bukan sekadar retorika, melainkan

Guru dan Martabat Pengabdian: Mengapa Islam Menempatkan Pendidik Begitu Tinggi?

KHAMENEI.ID– Di zaman ketika profesi guru sering diukur dari gaji, sertifikasi, atau jabatan administratif, kita kerap lupa bahwa pendidikan sesungguhnya adalah pekerjaan yang mengubah nasib manusia. Seorang guru bukan sekadar penyampai informasi. Ia adalah penunjuk jalan. Dan dalam pandangan Islam, posisi itu begitu mulia hingga hubungan antara murid dan guru

Kekuatan Militer dan Keamanan Nasional: Mengapa Benteng Sebuah Bangsa Bukan Selalu Tentang Perang

KHAMENEI.ID– Ada ironi yang sering muncul dalam percakapan publik modern. Ketika sebuah negara memperkuat angkatan bersenjatanya, sebagian orang segera mencurigainya sebagai tanda ambisi perang. Padahal sejarah berkali-kali menunjukkan kenyataan yang berbeda: bangsa yang kuat justru sering kali lebih mampu menjaga perdamaian dibanding bangsa yang rapuh. Keamanan adalah kebutuhan yang sering

Rendah Hati dalam Pendidikan: Ketika Guru Belajar Menghormati Murid

KHAMENEI.ID– Ada sebuah ironi yang sering luput kita sadari dalam dunia pendidikan. Semakin tinggi ilmu seseorang, semakin besar pula godaan untuk merasa lebih tinggi daripada orang lain. Padahal, pendidikan sejatinya lahir dari perjumpaan manusia dengan manusia, bukan dari hubungan antara penguasa dan yang dikuasai. Kita terbiasa mendengar bahwa murid harus

Fatimah Az-Zahra as: Wajah Kesempurnaan dalam Keluarga Kenabian

KHAMENEI.ID – Di tengah sejarah Islam yang dipenuhi tokoh-tokoh besar, ada satu sosok yang keagungannya melampaui batas-batas usia, gender, dan zaman. Ia bukan seorang panglima perang, bukan pula penguasa sebuah negeri. Namun ketika ia memasuki ruangan, manusia paling mulia di muka bumi berdiri menyambutnya. Bukan sekadar berdiri, tetapi melangkah mendekat

Mengapa Peran Sosial Perempuan Menjadi Isu Strategis?

KHAMENEI.ID – Siapa bilang Islam membatasi ruang gerak wanita? Fakta sejarah membuktikan sebaliknya. Topik mengenai kehadiran sosial kaum wanita dan kontribusi mereka dalam berbagai persoalan kemasyarakatan senantiasa menjadi titik perdebatan yang menarik sekaligus penuh tantangan di tengah masyarakat dan peradaban yang berbeda-beda. Di bumi Iran sendiri, beragam sikap yang cenderung

Tabarruj dan Diskriminasi Dunia Modern Terhadap Perempuan

KHAMENEI.ID – Bayangkan sebuah dunia dimana perempuan dituntut tampil memukau setiap saat—bukan karena kebahagiaan pribadi, melainkan agar dinikmati oleh pandangan laki-laki. . Apakah itu bentuk kebebasan atau justru perbudakan modern? Ayatullah Uzhma Sayyid Ali Khamenei dalam beberapa pertemuan khusus dengan peseerta perempuan menyatakan bahwa fenomena ini tak lain merupakan “ketidakadilan”

Mencintai Ali Tidak Cukup: Mengapa Keadilan adalah Bukti Sejati Cinta kepada Imam Ali 

KHAMENEI.ID– Di banyak tempat, nama Ali bin Abi Thalib a.s disebut dengan penuh cinta. Majelis-majelis dipenuhi pujian tentang keberanian, ilmu, dan ketakwaannya. Air mata mengalir ketika kisah hidupnya dibacakan. Namun sebuah pertanyaan penting sering luput diajukan: apakah mencintai Ali a.s sudah cukup? Pertanyaan itu terasa tajam di zaman sekarang, ketika simbol

Politik sebagai Ibadah: Mengapa Kekuasaan Bukan Soal Menang dan Kalah

KHAMENEI.ID– Ada satu kesalahpahaman yang terus berulang dalam kehidupan politik modern: bahwa kekuasaan adalah tujuan. Karena itu, pemilu diperlakukan sebagai medan perang, kursi jabatan dianggap puncak pencapaian, dan kemenangan menjadi ukuran utama keberhasilan. Namun, dalam pandangan Islam, politik sesungguhnya dimulai dari titik yang berbeda. Kekuasaan bukan tujuan akhir, melainkan amanah.