

KHAMENEI.ID – Ada penyimpangan yang lahir bukan karena penolakan besar terhadap kebenaran, melainkan karena satu langkah kecil yang dibiarkan terus berjalan. Pada awalnya hampir tidak terlihat. Jaraknya dengan jalan yang benar hanya sejengkal. Namun semakin lama, jarak itu melebar. Sedikit demi sedikit, hati menjadi semakin asing terhadap kebenaran yang dulu

Dalam pandangan Islam, perempuan tidak pernah ditempatkan sebagai figur pinggiran yang hanya menjadi pelengkap peradaban. Sebaliknya, Islam mengangkat derajat perempuan sebagai pelaku utama dalam peristiwa-peristiwa besar yang membentuk jalan sejarah umat manusia. Salah satu bukti paling nyata dari kebenaran ini adalah kepribadian agung Sayyidah Zainab Kubra, putri dari Amirul Mukminin