Aqidah

Selama Hati Masih Berani Menegur 

KHAMENEI.ID – Ada yang lebih berbahaya daripada melakukan kesalahan: kehilangan kemampuan untuk menyadari bahwa dirinya sedang salah. Sebab, selama seseorang masih bersedia menegur dirinya sendiri, masih ada pintu yang terbuka untuk kembali. Namun, ketika suara hati mulai bungkam, kesalahan dapat tumbuh menjadi kebiasaan, kebiasaan menjelma pembenaran dan pembenaran perlahan membentuk watak

Qasem Soleimani: Ketika Kejujuran dan Keikhlasan Menjadi Sebuah Mazhab

KHAMENEI.ID– Ada tokoh yang dikenang karena jabatan. Ada yang diingat karena kemenangan di medan perang. Namun ada pula sosok yang melampaui riwayat hidupnya sendiri, hingga namanya berubah menjadi sebuah cara berpikir, sebuah jalan hidup, bahkan sebuah mazhab. Qasem Soleimani termasuk dalam kategori terakhir. Yang diwariskannya bukan sekadar kisah kepahlawanan, melainkan seperangkat

Jihad Tabyin: Menghidupkan Ajaran Ahlul Bait di Tengah Bisingnya Zaman

KHAMENEI.ID– Ada masa ketika berkumpul untuk membicarakan ajaran Ahlul Bait bukan sekadar kegiatan keagamaan. Ia adalah tindakan yang bisa mengantar seseorang ke penjara, pengasingan, bahkan kematian. Pada masa itu, setiap majelis kecil yang memperbincangkan nilai-nilai Islam yang diwariskan keluarga Nabi saw menjadi ruang perlawanan terhadap kekuasaan yang berusaha membungkam kebenaran. Karena

Menghidupkan Ajaran Ahlul Bait: Ketika Sebuah Majelis Menjadi Penjaga Peradaban

KHAMENEI.ID– Ada masa ketika sebuah pertemuan kecil lebih berharga daripada sebuah panggung besar. Sekelompok orang duduk melingkar, saling bertukar cerita, mengenang keteladanan, dan menghidupkan kembali nilai-nilai yang nyaris tenggelam oleh arus zaman. Dari luar, ia tampak seperti perjumpaan biasa. Namun dari dalam, ia adalah ruang yang menjaga ingatan kolektif sebuah umat.

Ketika Jibril Datang kepada Fatimah: Keagungan Sayidah Zahra dalam Cahaya Wahyu

KHAMENEI.ID– Ada kesedihan yang tak dapat dihibur oleh kata-kata manusia. Ada pula duka yang justru disentuh oleh langit. Begitulah tradisi Islam menggambarkan hari-hari terakhir kehidupan Sayidah Fatimah a.s setelah wafatnya Rasulullah saw. Putri tercinta Nabi saw itu hanya hidup sekitar 75 hari setelah kepergian ayahnya. Hari-hari itu dipenuhi kesedihan yang begitu

Menghidupkan Kembali Para Pahlawan yang Hampir Dilupakan

KHAMENEI.ID– Ada tokoh-tokoh besar yang namanya terus bergema sepanjang zaman. Namun ada pula sosok-sosok yang justru menentukan arah sejarah, tetapi perlahan menghilang dari ingatan publik. Mereka tidak kalah agung, hanya kalah sering diceritakan. Sejarah Islam menyimpan banyak nama seperti itu. Kita mengenal Nabi Muhammad saw, mengenal Imam Ali a.s, mengenal Perang

Hamzah Sang Syuhada: Ketika Kesetiaan kepada Tuhan Lebih Panjang dari Usia

KHAMENEI.ID– Ada orang yang dikenang karena kemenangan. Ada pula yang namanya hidup justru karena kesetiaannya pada sebuah janji. Dalam sejarah Islam, Hamzah bin Abdul Muthalib berada di kelompok kedua. Ia bukan sekadar paman Nabi Muhammad, bukan pula hanya seorang pejuang yang gugur di medan Uhud. Ia adalah lambang seseorang yang menempuh

 Menjaga Cahaya Kebenaran: Jihad Tabyin dari Karbala hingga Hari Ini

KHAMENEI.ID– Tidak semua perjuangan berakhir di medan perang. Ada pertempuran yang justru dimulai ketika pedang telah disarungkan, ketika darah telah mengering, dan ketika para syuhada telah gugur. Di sanalah sejarah menemukan babak yang paling menentukan: siapa yang akan menjelaskan makna sebuah pengorbanan, dan siapa yang akan membiarkannya tenggelam dalam kabut propaganda.

 Produksi adalah Jihad: Ketika Bekerja Menjadi Bentuk Perlawanan

KHAMENEI.ID– Ada masa ketika bekerja dipandang sekadar cara mencari nafkah. Orang berangkat pagi, pulang petang, menerima upah, lalu mengulang rutinitas yang sama keesokan harinya. Namun sejarah menunjukkan, ada situasi ketika bekerja berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih besar: sebuah ikhtiar untuk mempertahankan martabat bangsa, menjaga kehidupan masyarakat, bahkan menjadi bentuk pengabdian

Berburu demi Hiburan? Islam Mengajarkan Hormat kepada Kehidupan Liar

KHAMENEI.ID– Suara tembakan di tengah hutan sering kali terdengar sebagai tanda kemenangan bagi pemburu. Foto bersama rusa yang tumbang atau burung langka yang berhasil dijatuhkan kerap dipamerkan sebagai simbol keberanian. Namun di balik euforia itu, ada satu pertanyaan yang jarang diajukan: benarkah manusia berhak mengambil nyawa satwa hanya demi kesenangan? Di

Imam Mahdi dan Keadilan yang Dinanti Dunia

KHAMENEI.ID– Ada paradoks yang terus menghantui peradaban modern. Manusia hidup di zaman paling maju sepanjang sejarah. Teknologi berkembang dengan kecepatan yang nyaris tak terbayangkan, ilmu pengetahuan menembus batas-batas yang dahulu dianggap mustahil, dan kehidupan menjadi semakin nyaman. Namun di balik semua pencapaian itu, kegelisahan justru tumbuh semakin dalam. Kita memiliki lebih