

KHAMENEI.ID – Ada orang yang semakin dipuji semakin sulit melihat kekurangannya sendiri. Ia mengira sanjungan sebagai bukti kebaikan, keselamatan sebagai tanda bahwa dirinya tidak bersalah, dan kelimpahan nikmat sebagai pengakuan bahwa hidupnya berada di jalan yang benar. Tanpa disadari, ia sedang membangun keyakinan tentang dirinya dari hal-hal yang justru belum tentu

KHAMENEI.ID– Ada banyak hari besar dalam kalender Islam. Sebagian dirayakan dengan takbir, sebagian dengan ibadah, sebagian lagi dengan rasa syukur yang meluap. Namun di antara semua itu, ada satu hari yang dalam banyak riwayat disebut sebagai “Idullah al-Akbar” hari raya terbesar milik Allah. Hari itu adalah Idul Ghadir. Sebutan tersebut

KHAMENEI.ID – Apa sebenarnya makna wilayah yang begitu ditekankan dalam peristiwa Ghadir Khum? Pertanyaan ini tampak sederhana, tetapi di baliknya tersimpan salah satu konsep politik dan spiritual paling mendalam dalam Islam. Imam Ali Khamenei qs menjelaskan bahwa wilayah bukan sekadar istilah keagamaan atau gelar bagi seorang pemimpin. Ia adalah sebuah cara

KHAMENEI.ID – Setiap masyarakat selalu bergulat dengan satu pertanyaan yang sama: siapa yang berhak memimpin dan untuk apa kekuasaan digunakan? Sejarah manusia dipenuhi pergantian raja, presiden, panglima, dan penguasa. Namun, di tengah panjangnya perjalanan sejarah itu, ada satu peristiwa yang dalam pandangan Islam memiliki makna jauh melampaui penunjukan seorang pemimpin.

KHAMENEI.ID– Ada satu paradoks besar dalam kehidupan modern. Semakin banyak orang berbicara tentang perubahan, tetapi semakin sedikit yang mampu bertahan di jalan yang dipilihnya. Kita hidup di zaman yang bergerak cepat. Hari ini seseorang bersemangat memperjuangkan sebuah nilai, besok ia meninggalkannya. Hari ini sebuah masyarakat bersatu mempertahankan keyakinan, beberapa tahun

KHAMENEI.ID– Ada satu gejala menarik dalam kehidupan keagamaan modern. Semakin banyak anak muda yang tertarik kepada agama, tetapi tidak selalu memahami dasar-dasar pemikiran yang menopangnya. Mereka hadir dalam majelis, mengikuti peringatan hari-hari besar keagamaan, mengunggah kutipan-kutipan spiritual di media sosial, bahkan meneteskan air mata ketika mendengar kisah para tokoh suci.

KHAMENEI.ID– Di tengah dunia yang bergerak semakin cepat, manusia modern menghadapi paradoks yang aneh. Teknologi berkembang, informasi melimpah, dan berbagai kemudahan tersedia di ujung jari. Namun pada saat yang sama, banyak orang merasa kehilangan arah. Mereka tahu ke mana harus pergi secara fisik, tetapi tidak selalu tahu ke mana harus

KHAMENEI.ID– Ada satu penyakit yang diam-diam menggerogoti banyak masyarakat modern: keyakinan bahwa keadaan tidak mungkin berubah. Kita melihat perang yang tak kunjung usai, ketimpangan ekonomi yang semakin lebar, korupsi yang terus berulang, dan berbagai bentuk ketidakadilan yang seolah menjadi bagian permanen dari kehidupan. Di tengah pemandangan itu, banyak orang mulai

KHAMENEI.ID– Ada masa dalam hidup ketika manusia tahu sesuatu itu salah, tetapi memilih diam karena takut kehilangan kenyamanan. Takut kehilangan jabatan. Takut kehilangan keamanan. Atau sekadar takut hidupnya terganggu. Dan mungkin, tragedi terbesar dalam sejarah bukanlah lahirnya para tiran, melainkan ketika terlalu banyak orang baik memutuskan untuk tidak bertindak. Di

KHAMENEI.ID– Di tengah dunia yang semakin canggih, ada satu pertanyaan yang terus menghantui manusia: apakah kemajuan teknologi benar-benar membuat manusia tidak lagi membutuhkan petunjuk langit? Kita hidup di zaman ketika kecerdasan buatan mampu menjawab pertanyaan dalam hitungan detik, ilmu pengetahuan menembus batas-batas yang dulu dianggap mustahil, dan peradaban modern menawarkan

KHAMENEI.ID– Sejarah selalu punya cara aneh untuk mengulang dirinya. Kekuasaan yang tampak paling perkasa sering justru sedang menyembunyikan ketakutannya yang paling besar. Hari ini Amerika tampak menjulang sebagai simbol dominasi dunia modern. Pangkalan militernya tersebar di berbagai penjuru bumi. Pengaruh ekonominya masuk ke ruang-ruang paling pribadi kehidupan manusia. Film-filmnya membentuk