Kajian Keislaman

Terlena oleh Pujian, Lupa Mengadili Diri Sendiri

KHAMENEI.ID – Ada orang yang semakin dipuji semakin sulit melihat kekurangannya sendiri. Ia mengira sanjungan sebagai bukti kebaikan, keselamatan sebagai tanda bahwa dirinya tidak bersalah, dan kelimpahan nikmat sebagai pengakuan bahwa hidupnya berada di jalan yang benar. Tanpa disadari, ia sedang membangun keyakinan tentang dirinya dari hal-hal yang justru belum tentu

Poros Perlawanan: Dari Qasem Soleimani hingga Nurani Dunia yang Terbangun

Sejarah sering bergerak diam-diam—hingga suatu hari ia meledak menjadi kesadaran global. Dalam beberapa tahun terakhir, dunia menyaksikan sebuah kata yang semakin sering terdengar dari Timur Tengah hingga kampus-kampus Barat: resistensi. Ia bukan sekadar slogan politik, melainkan istilah yang menjelma menjadi identitas, gerakan, bahkan harapan. Dalam kerangka pemikiran yang konsisten disampaikan

Kembali ke Al-Qur’an: Jalan Keluar Umat Islam dari Kegelapan Zaman

KHAMENEI.ID – Ada paradoks yang sunyi namun nyata di dunia Islam hari ini: kitab suci dibaca di mana-mana, tetapi cahaya yang dijanjikannya belum sepenuhnya menyinari kehidupan umat. Masjid penuh, lantunan ayat menggema, tetapi kebingungan, perpecahan, dan konflik tetap mengintai. Pertanyaannya sederhana sekaligus mengguncang: apakah kita benar-benar bertemu dengan Al-Qur’an, atau

Membaca Ulang Wajah Islam di Era Konflik Global

Di banyak sudut dunia Islam hari ini, sebuah paradoks terasa semakin terlihat jelas. Islam kerap hadir sebagai nama, tetapi justru dipakai untuk melawan Islam itu sendiri. Fenomena ini bukan sekadar konflik teologis, melainkan pergulatan identitas, politik, dan kekuasaan. Di tengah kabut itulah muncul istilah yang diinisiasi oleh Imam Khomeini ra

Kekuasaan yang Kehilangan Malu: Dari Pelayanan Publik ke Bisnis Pribadi 

KHAMENEI.ID— Ada masa ketika jabatan dipandang sebagai beban. Bukan kehormatan, apalagi kesempatan memperkaya diri. Ia dipikul dengan rasa takut, dijalani dengan kehati-hatian, dan ditinggalkan tanpa penyesalan. Tapi zaman berubah. Hari ini, kekuasaan sering tampak seperti pintu menuju kenyamanan: rumah besar, fasilitas mewah, pengaruh sosial, dan lingkar elite yang sulit disentuh

Langit Tidak Pernah Berhenti Memberi, Manusialah yang Perlahan Menjauh

Ada satu jenis kritik yang paling sulit diterima manusia: kritik tentang dirinya sendiri. Kita bisa mendengar ceramah tentang keserakahan, iri hati, kemunafikan, atau kesombongan dengan wajah tenang selama kita merasa semua itu sedang membicarakan orang lain. Tapi begitu cermin diarahkan tepat ke wajah kita, kita mulai gelisah. Barangkali itulah mengapa

Perempuan dalam Islam: Membaca Kesetaraan Gender dari Perspektif Al-Qur’an

Perdebatan tentang perempuan hampir selalu berputar pada dua kutub ekstrem: tradisi yang dituduh mengekang, dan modernitas yang mengklaim membebaskan. Di tengah tarik-menarik itu, Imam Ali Khamenei mengajak melihat kembali bagaimana Islam memandang perempuan—bukan melalui stereotip, melainkan melalui teks suci dan kerangka spiritual yang sering luput dari pembacaan populer. Beliau menegaskan

Benarkah Amerika Melemah? Membaca Perubahan Kekuatan Dunia dalam Perspektif Imam Ali Khamenei qs

Apakah dominasi Amerika Serikat benar-benar sedang memudar? Pertanyaan ini kerap muncul dalam perdebatan geopolitik global. Bagi sebagian orang, ini terdengar seperti slogan politik. Namun dalam berbagai ceramahnya, Imam Ali Khamenei qs menegaskan bahwa klaim tersebut bukan sekadar retorika, melainkan pembacaan terhadap perubahan nyata dalam keseimbangan kekuatan dunia. Menurutnya, bahkan media

Perang Tanpa Senjata: Strategi “Perang Hibrida” dan Upaya Memadamkan Harapan Generasi

Tidak semua perang dimulai dengan dentuman bom atau deru tank. Dalam pandangan Imam Ali Khamenei qs, ada jenis perang yang jauh lebih sunyi namun dampaknya lebih dalam: perang terhadap keyakinan. Ia menyebutnya sebagai “perang hibrida”—sebuah serangan yang tidak diarahkan pada wilayah fisik, melainkan pada iman, harapan, dan kepercayaan masyarakat. Inilah