Aqidah

Imam Ali Khamenei: Jangan Sampai Seluruh Hidup Dihabiskan untuk Sesuatu yang Akan Ditinggalkan

KHAMENEI.ID – Manusia sering kali sibuk mempersiapkan masa depan, tetapi lupa memikirkan untuk apa sebenarnya masa depan itu dijalani. Kita hidup dalam masyarakat yang sangat menghargai pencapaian. Pendidikan dinilai dari peluang pekerjaan yang dihasilkan. Pekerjaan diukur dari besarnya penghasilan. Kesuksesan sering kali ditentukan oleh kepemilikan, jabatan, dan kemampuan menikmati kehidupan.

Ghadir Khum: Ketika Kepemimpinan Islam Diumumkan di Tengah Padang Pasir

KHAMENEI.ID – Di tengah terik padang pasir yang membakar, ribuan orang berhenti melangkah. Mereka baru saja menyelesaikan Haji Wada’, haji terakhir Nabi Muhammad saw. Sebagian telah berjalan jauh meninggalkan rombongan, sebagian lain masih tertinggal di belakang. Namun pada hari itu, di sebuah tempat bernama Ghadir Khum, sejarah Islam seakan diminta

Shalat atau Perjuangan? Mengapa Dakwah Pertama Nabi Justru Bukan Jihad

KHAMENEI.ID– Di masa-masa paling panas sebuah perjuangan, sering kali manusia tergoda untuk menganggap ibadah sebagai sesuatu yang sekunder. Ketika ketidakadilan merajalela, ketika penindasan harus dilawan, dan ketika perubahan tampak begitu mendesak, muncul pertanyaan yang terdengar logis: mengapa masih sibuk berbicara tentang shalat? Pertanyaan semacam itu ternyata bukan hanya milik zaman

Peradaban Tidak Tumbuh dari Bumi, Tetapi dari Keberanian untuk Berpikir

KHAMENEI.ID– Di tengah hiruk-pikuk politik global, persaingan teknologi, dan perebutan pengaruh antarnegara, ada satu pertanyaan mendasar yang sering terlupakan: apa sebenarnya yang membuat sebuah bangsa mampu menentukan nasibnya sendiri? Jawabannya ternyata bukan semata-mata kekayaan alam, luas wilayah, atau kekuatan militer. Sejarah menunjukkan bahwa masa depan suatu bangsa lebih sering ditentukan

Jihad yang Terlupakan: Pelajaran Besar dari Perjuangan Menyeluruh Imam Ali

KHAMENEI.ID– Setiap tahun, umat Islam memperingati kelahiran Imam Ali bin Abi Thalib a.s. Nama beliau disebut dalam ceramah, kisah-kisah kepahlawanannya diulang, dan pujian terhadap kebijaksanaannya terus bergema. Namun ada satu pertanyaan yang jarang diajukan secara serius: setelah berabad-abad berlalu, apa sebenarnya yang harus kita pelajari dari Imam Ali a.s? Menyebut

Mengapa Langit Memilih Muhammad? Rahasia Hati yang Siap Menerima Wahyu 

KHAMENEI.ID– Setiap orang terpesona pada peristiwa turunnya wahyu pertama di Gua Hira. Momen ketika Malaikat Jibril datang membawa pesan langit dan mengucapkan satu kata yang mengubah sejarah manusia: “Iqra” bacalah. Namun ada satu pertanyaan yang jarang diajukan: mengapa wahyu itu tidak turun lebih awal? Mengapa Muhammad harus menunggu hingga usia

Ali bin Abi Thalib: Murid Terbaik Nabi yang Gugur Karena Keadilan

KHAMENEI.ID– Ada banyak tokoh besar dalam sejarah. Sebagian dikenang karena kemenangan politiknya, sebagian karena kecerdasannya, dan sebagian lagi karena keberaniannya di medan perang. Namun hanya sedikit sosok yang mampu memadukan semuanya sekaligus: ilmu, keberanian, spiritualitas, dan keadilan. Di antara sedikit nama itu, Ali bin Abi Thalib a.s berdiri sebagai salah

Di Antara Iman dan Akal: Mengapa Syiah Memilih Jalan Dialog, Bukan Kepatuhan Buta 

KHAMENEI.ID– Di tengah derasnya arus informasi dan pertarungan berbagai ide di era digital, satu pertanyaan penting sering muncul: apakah agama harus dipahami secara kaku, atau justru membuka ruang bagi akal untuk bekerja? Pertanyaan ini bukan sekadar perdebatan modern. Ia sudah hadir sejak berabad-abad lalu dalam tradisi intelektual Islam, khususnya dalam

Imam Ali as dan Tiga Wajah Keagungan: Mengapa Dunia Tak Pernah Selesai Mengaguminya?

KHAMENEI.ID – Ada tokoh-tokoh yang dihormati oleh pengikutnya. Ada pula tokoh yang dihormati oleh lawannya. Namun sangat sedikit manusia yang mampu melampaui batas agama, mazhab, bangsa, bahkan keyakinan, lalu tetap berdiri sebagai sosok yang dikagumi hampir oleh semua orang yang mengenalnya. Imam Ali bin Abi Thalib as adalah salah satu

Saat Agama Menemukan Penjaganya: Makna Ghadir bagi Hati dan Umat 

KHAMENEI.ID– Ada banyak hari besar dalam kalender Islam. Sebagian dirayakan dengan takbir, sebagian dengan ibadah, sebagian lagi dengan rasa syukur yang meluap. Namun di antara semua itu, ada satu hari yang dalam banyak riwayat disebut sebagai “Idullah al-Akbar” hari raya terbesar milik Allah. Hari itu adalah Idul Ghadir. Sebutan tersebut