

KHAMENEI.ID– Kekuasaan sering kali diukur dari angka. Berapa besar pertumbuhan ekonomi, seberapa tinggi investasi, atau berapa banyak pembangunan yang berhasil diwujudkan. Semua itu penting. Namun dalam pandangan Islam, ada ukuran yang jauh lebih mendasar daripada sekadar keberhasilan administratif. Seorang pemimpin tidak hanya diminta mengatur kehidupan dunia, tetapi juga membantu manusia menemukan

Ayatullah Khamenei pada awal pelajaran fikih tingkat lanjut hari Selasa, 24 Desember 2019, menjelaskan sebuah hadis tentang gaya hidup Nabi Muhammad SAW, khususnya tentang pentingnya hidup merakyat dan bergaul dengan berbagai lapisan masyarakat. أَخبَرَنَا ابنُ مَخلَدٍ قَالَ: أَخبَرَنَا الخَلَدِیُّ قَالَ: حَدَّثَنَا الحَسَنُ بنُ عَلِیٍّ القَطَّانُ قَالَ: حَدَّثَنَا عَبَّادُ بنُ

Setiap tahun jutaan manusia bergerak ke satu titik yang sama. Mereka datang dari benua yang berbeda, bahasa yang berbeda, warna kulit yang berbeda, bahkan mazhab dan budaya yang tak selalu sejalan. Namun ketika thawaf dimulai, semua perbedaan itu larut dalam satu gerak melingkar yang sama. Di titik inilah, menurut Sayyid