Kajian Keislaman

Imam Ali Khamenei: Jangan Sampai Seluruh Hidup Dihabiskan untuk Sesuatu yang Akan Ditinggalkan

KHAMENEI.ID – Manusia sering kali sibuk mempersiapkan masa depan, tetapi lupa memikirkan untuk apa sebenarnya masa depan itu dijalani. Kita hidup dalam masyarakat yang sangat menghargai pencapaian. Pendidikan dinilai dari peluang pekerjaan yang dihasilkan. Pekerjaan diukur dari besarnya penghasilan. Kesuksesan sering kali ditentukan oleh kepemilikan, jabatan, dan kemampuan menikmati kehidupan.

Perang yang Tak Terlihat: Ketika Musuh Berusaha Meretas Cara Berpikir Bangsa

KHAMENEI.ID – Ada perang yang tidak diawali ledakan bom. Tidak ada deru pesawat tempur, tidak terdengar suara peluru, dan tidak meninggalkan puing-puing bangunan. Namun dampaknya bisa jauh lebih berbahaya daripada perang bersenjata. Perang itu berlangsung di dalam pikiran manusia. Imam Ali Khamenei qs menggambarkan bentuk peperangan ini dengan sebuah analogi

Cahaya Al-Qur’an yang Mengubah Peradaban: Mengapa Umat Islam Harus Kembali kepada Kitabullah

KHAMENEI.ID – Di tengah derasnya arus informasi, pertarungan narasi, dan krisis moral yang melanda dunia modern, umat Islam sering mencari berbagai strategi untuk bangkit. Ada yang menawarkan reformasi politik, ada yang menekankan pembangunan ekonomi, sementara yang lain mengusulkan penguasaan teknologi sebagai jalan keluar. Semua itu penting. Namun, Imam Ali Khamenei qs

Gaya Hidup Islam: Ketika Agama Tidak Berhenti di Mimbar

KHAMENEI.ID– Di banyak tempat, majelis keagamaan selalu dipenuhi orang-orang yang datang membawa harapan. Ada yang mencari ketenangan, ada yang ingin memperdalam iman, dan ada pula yang sekadar ingin mendengar kembali kisah-kisah para nabi dan imam yang menyejukkan hati. Namun pertanyaannya: setelah majelis itu selesai, apa yang berubah dalam kehidupan sehari-hari? Pertanyaan

Kemajuan Bangsa Dimulai dari Rumah: Ketika Keluarga dan Kualitas Kerja Menjadi Fondasi Peradaban

KHAMENEI.ID– Ada bangsa yang sibuk mencari resep kemajuan ke luar negeri, padahal sebagian jawabannya justru tersimpan dalam nilai-nilai yang selama ini mereka abaikan. Mereka mengimpor gagasan, menyalin kebijakan, bahkan mengagumi model pembangunan negara lain, tanpa sempat bertanya: apakah resep itu benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya sendiri? Di sinilah ironi sering muncul.

Doa Penolak Bala: Ketika Hati Berbicara dan Harapan Menemukan Jalannya

KHAMENEI.ID– Ada masa-masa ketika manusia merasa segala ikhtiar telah dilakukan, tetapi kegelisahan tetap tinggal. Wabah datang tanpa diundang, musibah menyelinap di tengah kehidupan yang tampak tenang, sementara berbagai kabar buruk beredar lebih cepat daripada kemampuan kita untuk memahaminya. Pada saat-saat seperti itu, manusia sering bertanya: adakah sesuatu yang masih bisa dilakukan

Doa yang Menyelamatkan: Mengapa Manusia Selalu Membutuhkan Hidayah Allah?

KHAMENEI.ID– Ada masa ketika manusia merasa dirinya sudah cukup tahu arah hidup. Pendidikan, pengalaman, jabatan, bahkan kesuksesan sering melahirkan keyakinan bahwa ia mampu mengendalikan semuanya. Namun sejarah manusia justru menunjukkan sebaliknya. Tidak sedikit orang yang tampak teguh pada satu prinsip, lalu berbelok tajam ketika diuji oleh kekuasaan, harta, atau ketakutan. Jalan

Ziarah Juga Mendidik Hati: Warisan Imam Hadi yang Tak Pernah Usang

KHAMENEI.ID– Ada doa yang hanya dibaca. Ada pula doa yang membentuk cara seseorang memandang hidup. Di antara warisan paling berharga dari Imam Hadi a.s, terdapat dua ziarah yang bukan sekadar rangkaian salam kepada para manusia suci, melainkan pelajaran tentang adab, akidah, dan cara menempatkan diri di hadapan Tuhan. Di tengah dunia

Mengapa Imam Khamenei Menekankan Membaca Al-Qur’an Setiap Hari? Bukan Sekadar Tilawah, tetapi Jalan Menuju Rahmat Alla

KHAMENEI.ID – Di tengah kesibukan yang seolah tidak pernah selesai, banyak orang masih sempat membuka media sosial berkali-kali dalam sehari. Berita terbaru dibaca, pesan dibalas, video ditonton, dan informasi terus mengalir tanpa henti. Namun ada satu “bacaan” yang justru sering tertinggal: Al-Qur’an. Ironisnya, banyak Muslim meyakini Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup,

Imam Khamenei tentang Bahaya Netralitas Ulama dalam Menghadapi Ketidakadilan

KHAMENEI.ID – Banyak orang beranggapan bahwa lembaga keagamaan akan lebih dihormati jika menjauh dari persoalan politik, konflik sosial, dan isu-isu besar yang membelah masyarakat. Logikanya sederhana: semakin netral, semakin sedikit musuh; semakin sedikit musuh, semakin tinggi kehormatan. Namun menurut Imam Ali Khamenei qs, cara berpikir semacam itu adalah sebuah kekeliruan