Tradisi Intelektual

Di Antara Iman dan Akal: Mengapa Syiah Memilih Jalan Dialog, Bukan Kepatuhan Buta 

KHAMENEI.ID– Di tengah derasnya arus informasi dan pertarungan berbagai ide di era digital, satu pertanyaan penting sering muncul: apakah agama harus dipahami secara kaku, atau justru membuka ruang bagi akal untuk bekerja? Pertanyaan ini bukan sekadar perdebatan modern. Ia sudah hadir sejak berabad-abad lalu dalam tradisi intelektual Islam, khususnya dalam