

KHAMENEI.ID – Ada orang yang semakin dipuji semakin sulit melihat kekurangannya sendiri. Ia mengira sanjungan sebagai bukti kebaikan, keselamatan sebagai tanda bahwa dirinya tidak bersalah, dan kelimpahan nikmat sebagai pengakuan bahwa hidupnya berada di jalan yang benar. Tanpa disadari, ia sedang membangun keyakinan tentang dirinya dari hal-hal yang justru belum tentu

KHAMENEI.ID– Setiap tahun, jutaan orang merayakan Idul Adha dengan menyembelih hewan kurban. Namun, di balik gema takbir dan ritual penyembelihan itu, tersimpan sebuah pertanyaan yang sering luput diajukan: apa sebenarnya yang ingin diajarkan oleh peristiwa kurban kepada manusia? Banyak orang melihat Idul Adha sebagai peringatan sejarah tentang Nabi Ibrahim a.s

KHAMENEI.ID – Di banyak ruang diskusi modern, demokrasi sering dianggap sebagai produk eksklusif peradaban Barat. Seolah-olah gagasan tentang partisipasi rakyat, pengawasan terhadap kekuasaan, dan hak warga negara baru lahir setelah revolusi-revolusi politik di Eropa dan Amerika. Narasi itu begitu sering diulang sehingga banyak orang menerimanya sebagai kebenaran yang tak perlu dipertanyakan

KHAMENEI.ID– Di tengah dunia Islam yang kerap dipenuhi perdebatan identitas dan sekat-sekat mazhab, ada satu peristiwa yang sesungguhnya menyimpan pesan jauh lebih besar daripada sekadar persoalan kelompok. Peristiwa itu adalah Ghadir Khum. Selama berabad-abad, Idul Ghadir sering dipandang sebagai simbol khas kaum Syiah. Namun jika menilik makna dan pesan yang

KHAMENEI.ID– Ada satu anggapan yang sering beredar bahwa urusan kepemimpinan agama hanyalah persoalan internal umat beragama. Dalam Islam, misalnya, pembahasan tentang imam sering dianggap sekadar diskusi teologis yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Padahal, jika dicermati lebih dalam, persoalan kepemimpinan sesungguhnya adalah soal yang menyentuh seluruh umat manusia. Sebab, siapa yang

Peringatan Hari Perawat yang bertepatan dengan kelahiran Sayyidah Zainab al-Kubra bukanlah sekadar seremoni tahunan, melainkan pengakuan atas dwi-peran besar: penghormatan terhadap pengorbanan kemanusiaan para perawat dan peneladanan ketabahan sejati dalam pusaran sejarah. Momentum ini mengajak kita merenungkan hakikat pelayanan tanpa pamrih, di mana setiap untaian doa dan jerih payah di

Pernikahan dalam pandangan Islam bukan sekadar ikatan kontrak sosial antara dua insan, melainkan sebuah perjalanan suci yang sarat dengan tujuan mulia. Dua jiwa yang dipersatukan oleh cinta karunia Ilahi memulai babak baru kehidupan dengan visi bersama: mencapai kemajuan baik secara material maupun spiritual. Tuhan Yang Mahabijaksana telah merancang suami dan

KHAMENEI.ID – Di banyak negara, setiap kali terjadi gejolak politik atau krisis sosial, selalu muncul resep yang terdengar sederhana: perbaiki hubungan dengan kekuatan besar dunia, maka masalah akan selesai dengan sendirinya. Logika ini tampak masuk akal. Diplomasi dianggap jalan keluar yang paling murah dibandingkan konflik. Perundingan dipandang sebagai simbol kedewasaan

KHAMENEI.ID– Di zaman ketika kemajuan sering diukur dengan angka pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan kesejahteraan material, ada satu pertanyaan yang jarang diajukan: untuk apa semua itu dilakukan? Apakah kemajuan adalah tujuan akhir, atau hanya alat menuju sesuatu yang lebih besar? Pertanyaan ini menjadi penting karena sejarah manusia penuh dengan

KHAMENEI.ID– Ketika berbicara tentang kemajuan, manusia modern sering terjebak pada ukuran-ukuran yang kasatmata. Pertumbuhan ekonomi, kemajuan teknologi, pembangunan infrastruktur, atau peningkatan kesejahteraan material dianggap sebagai tolok ukur utama keberhasilan sebuah bangsa. Namun, ada satu pertanyaan yang jarang diajukan: jika semua kemajuan itu dicapai, tetapi manusia kehilangan arah hidupnya, apakah itu

KHAMENEI.ID– Ada pola yang berulang dalam sejarah. Seorang penguasa merasa kuat karena memiliki pelindung besar. Ia yakin dukungan itu akan menyelamatkannya dalam keadaan apa pun. Namun ketika badai datang dan kekuasaan runtuh, sahabat yang selama ini dipuja justru menutup pintu. Yang tersisa hanyalah kesepian, penyesalan, dan kehinaan. Fenomena itulah yang