

Apa rahasia dibalik usia pernikahan yang diberkahi? Mengapa Islam sangat menekankan pernikahan muda sementara Barat justru menggesernya ke usia paruh baya? Berikut adalah pandangan mendalam Ayatullah Sayyid Ali Khamenei, tentang “usia tepat untuk menikah” berdasarkan fitrah manusia dan ajaran Islam yang otentik. Tidak Boleh Terpengaruh Budaya Barat Salah satu tuntutan

KHAMENEI.ID- Ada satu kalimat yang terdengar sederhana, tetapi menyimpan kegelisahan panjang dunia modern: “Kita belajar agar suatu hari menjadi guru.” Kalimat itu seperti tamparan halus bagi banyak bangsa yang terlalu lama merasa cukup menjadi murid menghafal teori, menerjemahkan buku, memakai konsep orang lain, lalu menganggap itu sebagai puncak kemajuan. Padahal

Sejarah sering bergerak diam-diam—hingga suatu hari ia meledak menjadi kesadaran global. Dalam beberapa tahun terakhir, dunia menyaksikan sebuah kata yang semakin sering terdengar dari Timur Tengah hingga kampus-kampus Barat: resistensi. Ia bukan sekadar slogan politik, melainkan istilah yang menjelma menjadi identitas, gerakan, bahkan harapan. Dalam kerangka pemikiran yang konsisten disampaikan

Sebuah Refleksi dari pidato Ayatullah Sayyid Ali Khamenei qs Tidak ada bangsa yang runtuh dalam satu malam. Keruntuhan selalu datang perlahan: dimulai dari rasa aman yang berlebihan, dari keyakinan bahwa sebuah kejayaan akan bertahan selamanya. Lalu orang-orang mulai lupa bahwa setiap nikmat memiliki syarat untuk tetap hidup. Kekuasaan dianggap abadi.

Tinjauan terhadap Pelemahan Tatanan Hukum Internasional melalui Tindakan Pemerintah Teroris Amerika; Teror terhadap Imam Syahid dan Keniscayaan Membaca Ulang Hukum Internasional Penulis: Dr. Abbasali Kadkhodaei Anggota Dewan Penentu Kemaslahatan Negara dan ahli hukum Dewan Garda Revolusi Praktik nyata Amerika Serikat dan kekuatan-kekuatan proksinya di seluruh dunia menunjukkan adanya pelanggaran yang

Pidato Ayatullah Sayyid Ali Khamenei qs dalam Pertemuan dengan Presiden dan Dewan Menteri بسماللَّهالرّحمنالرّحیم Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Pekan Pemerintahan dan Penjelasan Capaian Revolusi kepada Rakyat Pertama-tama, saya mengucapkan selamat atas Pekan Pemerintahan yang merupakan kesempatan berharga, baik untuk menghargai para pelayan, pejabat, dan para

Ada satu momen yang paling berbahaya dalam hidup manusia dan sering kali ia datang tanpa suara. Bukan ketika seseorang mencuri. Bukan ketika ia terang-terangan menindas. Bahkan bukan ketika ia meninggalkan agama secara terbuka. Bahaya itu justru muncul pada saat yang lebih halus: ketika seseorang merasa sedang membela kebenaran, tetapi diam-diam

Ada satu jenis harapan yang membuat manusia tetap bertahan meski dunia terasa semakin gelap: keyakinan bahwa ketidakadilan tidak akan abadi. Bahwa suatu hari, bumi yang penuh tipu daya, ketimpangan, dan keserakahan ini akan dipenuhi keadilan. Dalam tradisi Islam, harapan itu bertumpu pada sosok Imam Zaman afs. figur yang diyakini akan

Di wawancara sebelumnya, kita menyaksikan kedekatan antara ayah dan anak dalam keluarga Imam Ali Kaamenei qs yang tidak hanya dibangun oleh kasih sayang, tetapi juga oleh ilmu, pengabdian, dan keputusan-keputusan besar yang mengubah arah hidup. Dari sini percakapan bergerak ke babak berikutnya: bagaimana keputusan kembali ke Mashhad bukan sekadar pilihan

Sepanjang sejarah, perang sering kali lebih dari sekadar konflik militer semata—perang adalah momen menentukan yang membentuk kembali masa depan tatanan global. Beberapa perang menandai bangkitnya suatu kekuatan, sementara yang lain menjadi sinyal keruntuhannya. Perang Amerika Serikat dengan Iran termasuk dalam kategori terakhir: sebuah pertempuran yang dimaksudkan untuk memamerkan kekuatan Amerika,

Ada momen-momen dalam sejarah ketika sebuah tragedi tidak hanya menelan korban manusia, tetapi juga meruntuhkan klaim moral sebuah peradaban. Dalam sejumlah pidatonya, Imam Ali Khamenei qs melihat perang di Gaza sebagai momen semacam itu. Sebuah peristiwa yang, menurutnya, membuka wajah sesungguhnya peradaban Barat di hadapan dunia. Barat, kata Imam Khamenei,