Kabar

Ilmu dan Iman: Dua Pilar Kekuatan Bangsa yang Sering Kita Lupakan

KHAMENEI.ID– Di tengah perlombaan global yang semakin sengit, banyak bangsa berlomba membangun kekuatan melalui teknologi, ekonomi, dan militer. Namun ada pertanyaan yang jarang diajukan secara mendalam: dari mana sesungguhnya kekuatan sebuah bangsa berasal? Apakah cukup dari senjata yang canggih, industri yang besar, atau kekayaan alam yang melimpah? Pertanyaan itu menjadi

Jangan Lari dari Dunia: Cara Islam Menyembuhkan Salah Paham tentang Akhirat

Ada satu kecenderungan yang diam-diam tumbuh di banyak kepala: menganggap dunia dan akhirat sebagai dua kutub yang harus dipilih salah satunya. Seolah-olah semakin kita mencintai kehidupan dunia—bekerja, merancang masa depan, membangun keluarga—semakin jauh pula kita dari akhirat. Sebaliknya, semakin kita tenggelam dalam ibadah dan spiritualitas, semakin kita dituntut menjauh dari

Menelusuri Cinta, Rahasia, dan Keteladanan dalam Islam dalam Diri Fathimah

Ada momen-momen dalam hidup yang tak bisa dijelaskan dengan logika sederhana. Tangis dan senyum bisa hadir dalam satu waktu—bukan karena labil, melainkan karena kedalaman rasa yang tak terjangkau kata. Dalam sejarah Islam, salah satu momen paling sunyi sekaligus paling menggugah adalah peristiwa ketika Fatimah, putri Nabi, menangis lalu tersenyum di

Mengenal Konsep Wilayat Faqih (2) Siapa yang Layak Menjalankan Hukum? Dari Kekuasaan hingga Amanah dalam Perspektif Islam

Hukum, dalam bayangan banyak orang, sering dipahami sebagai sekumpulan pasal yang tegas dan dingin. Ia tertulis, baku, dan tampak tak tergoyahkan. Namun sejarah manusia berulang kali menunjukkan satu hal yang ganjil: hukum yang baik tidak selalu melahirkan keadilan. Ada jarak yang sunyi—dan sering kali berbahaya—antara apa yang tertulis dan bagaimana

Mengenal Konsep Wilayat Faqih (1): Dari Ide yang Menggerakkan Iran, ke Istilah yang Kita Abaikan

Kita hidup di tengah kata-kata yang sering diulang, tetapi jarang dipikirkan. Ia melintas di televisi, terselip dalam buku pelajaran, mengendap di pidato-pidato resmi, bahkan muncul dalam obrolan santai. Namun justru karena terlalu sering hadir, maknanya pelan-pelan menguap. Kita merasa sudah paham, padahal mungkin belum pernah benar-benar berhenti untuk bertanya: sebenarnya

Optimisme dalam Islam: Antara Tawakal, Sejarah, dan Masa Depan yang Pasti

Di tengah dunia yang kian gelisah—penuh krisis makna, konflik tak berujung, dan kelelahan kolektif—pertanyaan paling mendasar kembali mengemuka: apakah masa depan masih layak diharapkan? Banyak peradaban tampak gagap menjawabnya. Mereka gaduh di permukaan, tetapi rapuh di dalam. Di titik inilah, pandangan Islam tentang optimisme terasa bukan sekadar alternatif, melainkan tawaran

Optimisme dalam Islam: Antara Tawakal, Sejarah, dan Masa Depan yang Pasti

Di tengah dunia yang kian gelisah—penuh krisis makna, konflik tak berujung, dan kelelahan kolektif—pertanyaan paling mendasar kembali mengemuka: apakah masa depan masih layak diharapkan? Banyak peradaban tampak gagap menjawabnya. Mereka gaduh di permukaan, tetapi rapuh di dalam. Di titik inilah, pandangan Islam tentang optimisme terasa bukan sekadar alternatif, melainkan tawaran

Sekilas tentang Riwayat Hidup Imam Khamenei HF

Pada 19 April 1939, pemimpin masa depan Iran Islam lahir di kota suci Masyhad, wilayah Khurasan. Sayyid Ali adalah putra kedua dari Sayyid Javad Khamenei, seorang ulama sederhana dan hidup dalam keterbatasan, yang menanamkan kepada seluruh anggota keluarganya nilai kehidupan yang bersahaja dan penuh kesederhanaan. Beliau mengenang masa kecilnya: “Ayahku,