Aqidah

Empat Sifat yang Perlahan Menghancurkan Sebuah Masyarakat

KHAMENEI.ID – Sebuah masyarakat tidak selalu runtuh karena serangan dari luar. Ada kalanya kehancuran justru bermula dari sesuatu yang tumbuh diam-diam di dalam dirinya: keputusan yang diambil tanpa pertimbangan, pendirian yang dipertahankan meski terbukti keliru, kekaguman berlebihan terhadap diri sendiri, dan kebiasaan menunda pekerjaan sampai kesempatan berlalu. Tak ada ledakan besar

Ketika Tugas Menjadi Jalan: Makna Sabar dan Tawakal

KHAMENEI.ID– Ada pekerjaan yang selesai ketika laporan ditandatangani, gedung berdiri, anggaran terserap, atau sebuah kebijakan mulai berjalan. Tetapi ada pekerjaan yang ukurannya jauh lebih panjang: ia meninggalkan bekas bukan hanya pada dunia, melainkan juga pada batin orang yang mengerjakannya. Di situlah pekerjaan seorang pemimpin menemukan maknanya. Mengurus negara, lembaga, masyarakat, bahkan

Sejarah Dari Pengasingan ke Gagasan Pekan Persatuan

KHAMENEI.ID – Persatuan umat Islam tidak selalu lahir dari ruang-ruang besar dengan panggung megah dan pertemuan para pemimpin. Kadang, gagasan besar justru tumbuh dari tempat yang jauh dari pusat kekuasaan, di tengah keterasingan, dan dari percakapan sederhana antara orang-orang yang memiliki satu kegelisahan: bagaimana umat Islam tidak terus-menerus terpecah oleh perbedaan.

Pendidikan dan Masa Depan Peradaban Islam

KHAMENEI.ID– Ada sebuah pertanyaan yang kerap terdengar sederhana, tetapi sesungguhnya menentukan umur sebuah bangsa: manusia seperti apa yang ingin kita lahirkan? Peradaban tidak dibangun hanya dengan gedung tinggi, jalan raya, teknologi, atau pertumbuhan ekonomi. Semua itu bisa menjadi tanda kemajuan, tetapi bukan fondasinya. Di bawah setiap peradaban yang bertahan lama selalu

Bila Iman Hanya Menjadi Slogan

KHAMENEI.ID– Ada masa ketika anak muda merasa paling revolusioner. Suaranya lantang, sikapnya tegas, dan keberaniannya menantang siapa saja yang dianggap tidak cukup radikal. Tetapi waktu mempunyai cara sendiri untuk menguji keberanian semacam itu. Ia memisahkan keyakinan yang tumbuh dari kedalaman pikiran dari keyakinan yang sekadar hidup di permukaan slogan. Di situlah

Ketika Politik Kehilangan Moralitas

KHAMENEI.ID– Ada kekuasaan yang membuat manusia semakin tinggi, tetapi ada pula kekuasaan yang justru membuatnya kehilangan ukuran tentang dirinya sendiri. Di situlah politik sering berubah menjadi permainan: siapa yang paling lihai membaca kelemahan lawan, siapa yang paling pandai menyusun siasat, siapa yang mampu mempertahankan kuasa lebih lama. Dalam permainan semacam itu,

Saat Sebuah Bangsa Menolak Mengakui Musuh

KHAMENEI.ID– Ada jenis kebutaan yang tidak lahir dari ketiadaan informasi, melainkan dari keengganan melihat. Di hadapan jejak campur tangan politik, perang, tekanan ekonomi, dan kekerasan yang berlangsung terang-terangan, sebagian orang justru memilih mengatakan: semua itu hanya khayalan. Musuh, dalam pengertian politik, kemudian menjadi kata yang tidak nyaman. Menyebutnya dianggap paranoia. Membicarakannya

Persatuan Islam di Bawah Bayang-Bayang Hegemoni Amerika

KHAMENEI.ID –  Imam Ali Khamenei qs: Ancaman terhadap Dunia Islam Bukan Sekadar Perang, tetapi Juga Perpecahan dan Penetrasi Persatuan dunia Islam kerap terdengar sebagai seruan moral. Namun bagi Imam Ali Khamenei qs, persatuan bukan sekadar cita-cita internal umat. Ia adalah arena pertarungan politik yang memiliki lawan nyata. Di balik konflik

Palestina dan Luka Panjang Dunia yang Mengaku Adil

KHAMENEI.ID– Ada luka yang tak kunjung menutup bukan karena waktu berhenti, melainkan karena dunia terus menolak melihatnya. Palestina adalah salah satunya. Selama puluhan tahun, tanah itu menjadi tempat sebuah bangsa kehilangan rumah, tanah air, dan ruang hidupnya sendiri, sementara dunia yang mengaku menjunjung hak asasi manusia berkali-kali menyaksikannya dari kejauhan. Bagi

Dua Arus Perpecahan, Umat Islam Kehilangan Kekuatan

KHAMENEI.ID– Di banyak tempat, umat Islam seperti hidup di tengah dua arus yang berlawanan. Arus pertama mengajak mereka berhenti sejenak dari perbedaan, melihat persamaan, lalu berdiri sebagai satu kekuatan. Arus kedua justru bekerja sebaliknya: membesarkan perbedaan, menyalakan kecurigaan, dan membuat sesama Muslim saling memandang sebagai musuh. Pertarungan itu bukan semata-mata pertarungan

Dunia yang Bergeser dan Bangkitnya Kekuatan Baru

KHAMENEI.ID– Ada masa ketika peta dunia seolah memiliki satu pusat gravitasi. Keputusan satu negara dapat mengguncang pemerintahan di negeri lain. Sebuah operasi intelijen bisa mengubah arah sejarah. Sebuah koper berisi uang dapat menjadi alat untuk menjatuhkan pemerintahan yang sah. Banyak bangsa belajar, dengan cara yang pahit, bahwa kedaulatan di atas kertas