

KHAMENEI.ID – Manusia sering kali sibuk mempersiapkan masa depan, tetapi lupa memikirkan untuk apa sebenarnya masa depan itu dijalani. Kita hidup dalam masyarakat yang sangat menghargai pencapaian. Pendidikan dinilai dari peluang pekerjaan yang dihasilkan. Pekerjaan diukur dari besarnya penghasilan. Kesuksesan sering kali ditentukan oleh kepemilikan, jabatan, dan kemampuan menikmati kehidupan.

KHAMENEI.ID – Tafsir Imam Ali Khamenei tentang makna mengulang “Ihdinash Shirathal Mustaqim” setiap hari Ada satu pertanyaan yang sering luput ketika membaca Surah Al-Fatihah. Jika seorang muslim telah beriman, mengenal Allah swt, dan berusaha menjalankan agama-Nya, mengapa ia masih harus berulang kali memohon, اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ “Tunjukilah kami jalan yang

KHAMENEI.ID – Setiap musim haji, jutaan Muslim dari berbagai bangsa berkumpul di satu tempat. Mereka berbeda bahasa, budaya, warna kulit, dan mazhab, tetapi mengenakan pakaian yang sama dan menghadap kiblat yang sama. Di tengah lautan manusia itu, sering kali orang mengira dakwah hanya terjadi melalui ceramah, diskusi, atau khutbah. Padahal,

KHAMENEI.ID – Setiap zaman memiliki tanda-tandanya sendiri. Kadang tanda itu hadir dalam bentuk perubahan yang mencolok: pergantian rezim, krisis ekonomi, atau konflik yang mengguncang dunia. Namun Imam Ali Khamenei qs memandang bahwa kebanyakan perubahan besar justru bergerak perlahan, nyaris tak terdengar, seperti arus bawah laut yang menggeser arah sebuah benua

KHAMENEI.ID– Ada kalanya sejarah tidak sedang bercerita tentang masa lalu. Ia justru sedang berbicara kepada siapa pun yang hidup hari ini. Kisah Imam Husain a.s di Karbala adalah salah satunya. Peristiwa itu bukan sekadar tragedi berdarah yang dikenang setiap Muharam, melainkan sebuah pertanyaan yang terus bergema: apa yang harus dilakukan ketika

KHAMENEI.ID– Ada orang yang menempuh ribuan kilometer hanya untuk berdiri beberapa menit di depan sebuah makam. Secara kasatmata, itu tampak seperti perjalanan biasa: berjalan, lelah, berdesakan, lalu pulang. Namun bagi jutaan peziarah Imam Husain a.s, perjalanan itu bukan sekadar perpindahan tempat. Ia adalah perpindahan hati. Di dunia modern yang serba cepat,

KHAMENEI.ID– Ada kegelisahan yang mulai menghantui banyak negara: angka kelahiran terus menurun. Masyarakat semakin menua, tenaga produktif berkurang, dan masa depan perlahan kehilangan energi. Di berbagai belahan dunia, pemerintah berlomba-lomba mencari cara agar warganya kembali ingin memiliki anak. Ironisnya, ketika banyak negara kini sibuk mengatasi krisis demografi, Islam telah sejak lama

KHAMENEI.ID– Usia Fatimah Zahra a.s tidak panjang. Riwayat menyebut beliau wafat ketika baru menginjak usia sekitar delapan belas tahun. Namun, pendeknya umur itu justru melahirkan jejak yang terasa lebih panjang daripada perjalanan hidup banyak manusia. Dalam waktu yang singkat, putri Nabi Muhammad saw itu menghadirkan gambaran utuh tentang bagaimana Islam memandang

KHAMENEI.ID– Kekuasaan sering kali mengubah seseorang. Jabatan yang semula dipandang sebagai amanah perlahan bergeser menjadi hak istimewa. Rumah dinas berubah menjadi simbol status, kendaraan menjadi penanda kasta, sementara fasilitas publik perlahan dianggap sebagai milik pribadi. Di titik itulah, yang berubah bukan sekadar gaya hidup, melainkan cara memandang kekuasaan itu sendiri. Sejarah

KHAMENEI.ID– Ada anggapan yang diam-diam mengakar di banyak tempat: agama adalah urusan pengetahuan. Semakin banyak seseorang mengetahui hukum, tafsir, hadis, atau filsafat, semakin sempurna pula keberagamaannya. Padahal sejarah para nabi menunjukkan sesuatu yang jauh lebih besar. Pengetahuan hanyalah awal. Tujuan akhirnya adalah perubahan; perubahan manusia, masyarakat, dan arah peradaban. Di sinilah

KHAMENEI.ID– Ada saat-saat ketika hidup terasa begitu berat. Penyakit yang tak kunjung sembuh, kegagalan yang berulang, atau himpitan masalah membuat seseorang diam-diam berharap semua segera berakhir. Keinginan itu mungkin tidak selalu diucapkan, tetapi sering berbisik di sudut hati: andai semuanya selesai sekarang juga. Namun, Islam mengajukan cara pandang yang berbeda. Hidup,