Politik

Selama Hati Masih Berani Menegur 

KHAMENEI.ID – Ada yang lebih berbahaya daripada melakukan kesalahan: kehilangan kemampuan untuk menyadari bahwa dirinya sedang salah. Sebab, selama seseorang masih bersedia menegur dirinya sendiri, masih ada pintu yang terbuka untuk kembali. Namun, ketika suara hati mulai bungkam, kesalahan dapat tumbuh menjadi kebiasaan, kebiasaan menjelma pembenaran dan pembenaran perlahan membentuk watak

Tidak Semua Jalan Menuju Tujuan Berupa Garis Lurus 

KHAMENEI.ID– Ada masa ketika mundur terlihat seperti kekalahan. Ada pula saat ketika bertahan justru menjadi bentuk kegagalan. Dalam politik, perang, bahkan perjalanan hidup, arah gerak tidak selalu bisa dibaca dari langkah kaki: maju belum tentu menang, mundur belum tentu kalah. Yang menentukan adalah ke mana seseorang hendak sampai. Dari kegelisahan semacam

Menjaga Diri Sebelum Menjaga Perjuangan

KHAMENEI.ID– Ada bentuk kekalahan yang tidak dimulai di medan pertempuran. Ia tumbuh jauh sebelumnya, diam-diam, di dalam diri seseorang: dari kelalaian kecil, disiplin yang longgar, ilmu yang tidak diperbarui, atau akhlak yang perlahan kehilangan ketajamannya. Ketika saat genting tiba, kelemahan yang selama ini tersembunyi itu tiba-tiba muncul ke permukaan. Gagasan semacam

Yang Hilang dari Umat Bukan Jumlah, Melainkan Persatuan 

KHAMENEI.ID– Ada jenis penderitaan yang tidak selalu datang dari kekurangan. Sebuah bangsa bisa memiliki tanah yang luas, sumber daya yang melimpah, sejarah yang panjang, dan jumlah penduduk yang besar, tetapi tetap berada dalam posisi lemah. Penderitaan semacam itu sering kali bukan semata-mata akibat apa yang dimiliki atau tidak dimiliki, melainkan karena

Mereka yang Bertahan di Tanah yang Terluka

KHAMENEI.ID– Ada masa ketika Palestina seolah hanya menjadi urusan orang Palestina. Ada pula masa ketika persoalan itu dipersempit menjadi konflik agama, pertikaian kawasan, atau sengketa yang terlalu rumit untuk disentuh dunia. Namun setiap kali kekerasan kembali membuka luka yang lama, batas-batas itu perlahan runtuh. Palestina muncul bukan sekadar sebagai nama sebuah

Di Mana Akal Berakhir, Nurani Harus Berbicara 

KHAMENEI.ID– Ada sesuatu yang mudah hilang ketika sebuah gagasan berubah menjadi institusi: jiwa. Kekuasaan yang semula lahir dari cita-cita dapat perlahan sibuk mengurus dirinya sendiri. Demokrasi menjadi sekadar angka suara, kecerdasan politik berubah menjadi kelihaian berhitung, dan agama berhenti sebagai sumber keheningan batin lalu menjelma slogan. Di situlah gagasan tentang maktab

Apa Arti Maju Jika Manusia Tak Bahagia 

KHAMENEI.ID– Sebuah bangsa bisa memiliki universitas yang maju, industri yang tumbuh, jalan raya yang panjang, teknologi yang canggih, dan senjata yang membuat negara lain berpikir dua kali. Tapi semua itu belum tentu membuat warganya merasa hidup dengan tenang. Sebab kemajuan sebuah masyarakat tidak hanya terlihat dari apa yang berhasil dibangun di

Suara Kecil yang Menentukan Nasib Negara 

KHAMENEI.ID– Ada sesuatu yang sering luput ketika orang berbicara tentang demokrasi: rakyat kerap diperlakukan penting hanya ketika suara mereka dibutuhkan. Mereka datang ke bilik suara, memilih, lalu kembali menjadi penonton. Setelah itu, kekuasaan berjalan dengan logikanya sendiri. Rakyat berada di luar pagar, sementara keputusan tentang hidup mereka dibuat di dalam. Pandangan

Mereka yang Belajar untuk Mengubah Dunia 

KHAMENEI.ID– Sebuah universitas bisa melahirkan ribuan sarjana tanpa pernah benar-benar melahirkan gagasan. Gelar bertambah, jabatan terisi, kantor-kantor memperoleh tenaga baru. Namun ilmu belum tentu bergerak. Sebab ukuran keberhasilan pendidikan tinggi bukan hanya berapa banyak orang yang lulus, melainkan seberapa jauh mereka mampu mengubah cara manusia memahami dunia. Gagasan itulah yang menjadi

Jangan Serahkan Jalanmu kepada Janji Orang Lain 

KHAMENEI.ID– Ada kalanya masalah terbesar dalam sebuah hubungan bukan terletak pada kerasnya perbedaan, melainkan pada hilangnya kepercayaan. Dua pihak boleh berbeda kepentingan, bahkan saling berhadapan sebagai lawan. Mereka masih mungkin duduk satu meja selama ada keyakinan bahwa kata-kata yang diucapkan hari ini tidak akan disangkal esok pagi. Negosiasi, dalam pengertian paling

Kita yang Terlalu Banyak Bicara tentang Keadilan 

KHAMENEI.ID– Ada masa ketika manusia merasa harus pergi jauh untuk menemukan kata-kata yang sebenarnya telah lama tinggal di rumahnya sendiri. Keadilan, kebebasan, martabat manusia, kehidupan yang layak, semuanya terdengar seperti kosakata modern yang lahir dari pergulatan dunia Barat. Seolah-olah masyarakat Islam baru mengenal gagasan itu setelah berhadapan dengan modernitas. Anggapan semacam